- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Wong Palembang Tidak Lagi Heboh dengan Simulasi Bom dan Teroris di Hotel Grand Inna
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Wong Palembang tidak lagi dihebohkan dengan simulasi penanganan teroris di Hotel Grand Inna, Jl Jenderal Sudirman, Palembang, Kamis (31/5). Pasalnya, latihan simulasi telah dilakukan sehari sebelumnya pada Rabu (30/1).
“Sudah tahu cuma simulasi. Kalau (geladi) kemarin siang memang sempat heboh karena tidak tahu sebelumnya, dikira betulan. Syukurlah kalau aparat selalu siap,” ungkap Putri, karyawati di sekitar lokasi simulasi, Kamis (31/5).
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, simulasi tersebut merupakan upaya pengamanan Asian Games sebagai wujud sinergi antara TNI dan Polri. “Simulasi ini adalah bentuk sinergitas TNI-Polri,” tegas Kapolda kepada wartawan, Kamis (31/5).
Dalam simulasi hari ini, dua pria mengendarai sepeda motor mencoba untuk menerobos masuk hotel. Akan tetapi, aksi mereka dicegat petugas kepolisian. Salah satu pria yang membawa tas ransel langsung meledakan diri dengan bom yang dibawanya tepat di pintu masuk lobi hotel. Suara ledakan membuat panik tamu hotel.
Satu unit mobil minibus warna hitam menerobos pintu masuk parkir. Dari keluar tiga orang yang bersenjata api masuk ke dalam hotel. Sempat terjadi baku tembak antara petugas dan tiga teroris. Sejumlah tamu hotel pun disandera. Mendapatkan laporan adanya teror di hotel tempat menginapnya peserta Asian Games petugas gabungan TNI-Polri langsung mengatasinya. (bbs)



