- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Cegah dan Berantas Pungli di Jalintim
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Ade Harianto SH MH menegaskan agar masyarakat tidak lagi melakukan pungutan liar (pungli) di jalanan, kgususnya Jalan Lintas Timur (Jalintim). “Beberapa waktu lalu sudah kami amankan para pelaku pungli ini. Selain itu juga, belum lama ini kami bersama dengan Plt Bupati OKI serta pihak Dishub dan beberapa instansi lainnya juga berupaya menghilangkan perilaku pungli ini dengan menghapus simbol-simbol yang ada di kendaraan,” jelas Kapolres saat safari Jumat bersama Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI, Letkol Inf Seprianizar SSos di Masjid Agung Solihin Kayuagung (25/5).
Kapolres OKI menjelaskan, dinamika keamanan saat ini cukup dinamis. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dan tetap menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten OKI.
Salah satu yang menjadi perhatian pihaknya menurut Kapolres adalah terkait keamanan khususnya menjelang lebaran. Menurut Kapolres, menjelang lebaran kerap terjadi peningkatan kriminalitas. “Bahkan terkadang terjadi karena hal-hal yang sepele. Oleh karena itu ini kami ingatkan lagi. Khususnya kepada ibu-ibu yang berbelanja ke pasar serta dalam menyimpan harta benda di rumah,” ujarnya.
Aspek yang juga ditegaskan oleh Kapolres dalam kesempatan tersebut adalah terkait aksi-aksi radikalisme. “Persoalan ini menimbulkan prahara. Ini menjadi hal yang dihadapi semua, masalah ideologi. Kami prihatin atas hal ini. Saya kira tidak ada yang mengajarkan untuk mengambil nyawa orang lain tersebut. Apalagi, seperti yang terjadi belum lama ini anak sendiri diajak untuk melakukan aksi (teror) tersebut,” sambungnya.
Sementara, Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Seprianizar SSos mengatakan, upaya yang dilakukannya tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan sejak dini atas aksi-aksi kriminal yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. “Jadi ini upaya pencegahan sehingga nanti akan lebih mudah. Apalagi dengan luas wilayah Kabupaten OKI ini,” ujarnya.
Selain beberapa hal tadi, dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan terkait masalah penyalahgunaan narkoba serta karhutbunla. Apalagi, tak lama lagi Indonesia khususnya Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. (yrl)



