- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satu Lagi, Terduga Teroris Ditangkap di Kabupaten OKU-Sumsel
BATURAJA, SIMBURNEWS – Densus 88 Anti Teror berhasil menangkap seorang terduga teroris yang tinggal di Blok B, Desa Markisa eks SP II Mitra Ogan, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumsel, Jumat (18/5) sekitar pukul 14.15 WIB. Terduga teroris itu diketahui berinisial YR alias Abu DR,
Informasinya, tersangka yang merupakan adik kandung pelaku penyerangan Mapolda Riau, ZK ini langsung dibawa ke Mako Brimob Polda Sumsel di Palembang untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Desa Markisa Johan Safari membenarkan jika salah satu warganya ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri karena terkait terorisme. “Kami sempat dihubungi petugas kepolisian untuk menyaksikan penangkapan. Karena saya ada tugas penting di luar desa, saya tidak bisa menyaksikannya,” kata Johan yang menyebutkan bahwa terduga teroris YR bersama saudaranya ZK dan Solihin pernah merencanakan penyerangan ke Mapolres OKU.
Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari menyatakan, tidak paham terkait penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, hal ini menyangkut kewenangan langsung Densus 88 AT Mabes Polri.
Sementara, ketika dikonfirmasi awak media, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait penangkapan terduga teroris di OKU. Diungkap Kapolda, hal itu dapat berdampak pada citra Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games. “Maaf, kami tidak bisa menjawab karena masalah imej nantinya tentang Sumsel dan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games,” ungkap Kapolda melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Jenderal dengan bintang dua di pundaknya ini berharap agar masyarakat dapat bersama kepolisian menjaga keamanan Sumsel. “Mudah-mudahan didukung bersama sebagai warga Sumsel dapat menciptakan suasana tenang dari isu terorisme. Biarkanlah Densus 88/ AT Mabes Polri dan Tim Anti Terorisme Polda Sumsel bekerja untuk mencegah amaliah dari sel-sel yang ada di Sumsel,” tutupnya. (tim)



