- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Murni Proses Desain, Tak Ada Unsur Kesengajaan
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Desain baliho yang menampilkan foto Plt Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H M Rifa’i SE yang terpasang pada beberapa tempat mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dari desain tersebut menimbulkan persepsi dugaan ketidaknetralan.
Pada desain tersebut, terdapat kalimat “Pilih dengan hati, satu suara sangat berarti”. Yang menjadi permasalahan adalah huruf B pada kata berarti yang tampak seperti angka 3, ditambah dengan terdapat gambar pensil pada bagian bawah huruf tersebut.
Terkait hal ini, dilansir dari akun Instagram @ogankomeringilirmandira, pemkab OKI memberikan penjelasan bahwa hal tersebut murni merupakan pada proses desain dan tanpa ada unsur kesengajaan. Melalui akun tersebut, pihak Pemkab juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Penggunaan jenis font Capture IT pada tagline hanya untuk tujuan artistik tanpa motif menonjolkan huruf “B” yang menyerupai angka “3”,” tulis akun tersebut.
Sementara keberadaan gambar pensil yang seolah-seolah menujuk huruf “B” pada gambar tersebut merupakan sudah hasil editing. “Gambar asli tidak demikian,” lanjutnya.
Dalam penjelasannya, desain baliho yang keliru tersebut hanya terpasang di beberapa titik saja dari sejumlah desain imbauan Pilkada damai yang sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan KPUD dan Panwaslu OKI. Selain itu, baliho tersebut sudah diturunkan.
Dalam tulisan tersebut ditegaskan, imbauan Pilkada damai merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada penyelenggara Pilkada dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilukada sesuai dengan Pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan edaran Gubernur Sumsel tentang Dukungan Pemda thd penyelenggaraan Pilkada.
Melihat unggahan tersebut, Plt Bupati OKI, turut berkomentar. Dalam komentarnya, Rifa’i menyampaikan Terimakasih kepada Saudara Tobroni Hasanusi yang telah memposting dan menyampaikan kritik dan saran tentang baleho yang di buat oleh Bagian Humas. Kalau dianggap ada yang salah kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat OKI. Kami tidak bermaksud menjurus ketidak netralan dalam Pillkada dan baleho tersebut akan segera diturunkan serta diganti
Terkait gambar pensil yang seolah-olah menunjuk ke huruf “B”, Rifa’i mengungkapkan, itu sudah diedit oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Sedikit saya beri penjelasan gambar pensil tersebut tidak ada (sudah diediting) sedangkan hurup B menyerupai angka 3 memang bentuk hurup dari Komputer. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf atas kekhilafan ini,” jelasnya.
Ketua Panwaslu OKI, Fahrudin menjelaskan, terkait masalah ini pihaknya menyarankan agar Pemkab OKI mengganti imbauan tersebut. “Tujuannya baik membantu penyelenggara Pemilu. Soal tulisan itu tergantung persepsi yang membaca. Namun baiknya untuk diganti saja agar tidak menciptakan multitafsir,” kata Fahrudin saat dikonfirmasi. (yrl)



