Atlet Asian Games Juga Bakal Ditampung di Rusunawa-Rusunami

# Siapkan 10.000 Kamar Hotel, Diperkirakan Masih Kurang

 

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Perhelatan Asian Games 2018 di Palembang membuat semua pihak harus menyiapkan fasilitas yang nyaman seperti hotel, transportasi dan restoran untuk para atlet dan ofisial. Dengan begitu, para tamu dari negara lain merasa nyaman selama mengikuti pesta olahraga terbesar se-Asia. Hal itu diungkap Herlan Aspiudin, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, saat Farewell Party Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PHRI tahun 2018, di rumah dinas Wali Kota Palembang, Kamis (5/4).

“Hotel yang disiapkan nanti berjumlah 10.000 kamar untuk semua ofisial. Sementara, atlet akan ditempatkan di Wisma Atlet, Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) juga Rusunami (rumah susun sederhana milik). Saya dan pengurus  juga memerhatikan masalah izin terkait hotel dan restoran. Jika pada pelaksanaan ada oknum yang bermain-main maka akan segera disikat,” tegas Herlan kepada Simbur.

Menurut Herlan, Palembang memiliki letak geografis yang sangat menguntungkan, hanya 47 menit dari Jakarta, juga untuk negara Singapura  dan Malaysia (Kuala Lumpur). “Sebagai kota bisnis tentunya pemerintah juga perlu menjaga keamanan dan stabilitas kota Palembang agar tamu-tamu yang datang ke Palembang bisa nyaman,” harapnya.

Masih kata Herlan, salah satu tujuan rakernas untuk mengundang para tamu mengetahui wisata dan kuliner yang terdapat di kota Palembang yang tidak terdapat di kota-kota lain. Dengan demikian, para tamu akan membawa cerita ketika kembali ke daerahnya masing-masing. “Kami mengundang PHRI dari luar kota untuk mengetahui bagaimana sebenarnya kondisi Palembang.  Baik di bidang kuliner, transportasi, maupun wisata. Salah satu tujuan kami ingin mengenalkan kepada teman-teman se-Indonesia. Inilah Palembang. Kami harapkan setelah pulang, mereka mempunyai gambaran tentang Palembang. Mereka akan bercerita tentang Palembang. Selama ini mereka hanya melihat Palembang dari media-media mempromosikan Palembang,” ungkap Herlan yang juga menjabat staff khusus walikota di bidang pariwisata.

Di tempat yang sama, Ketua Umum  Dewan Pimpinan Pusat  PHRI, Dr Ir Hariyadi Sukamdan mengatakan, Rakernas PHRI di Palembang kali ini menjadi perpisahan antara anggota dan pengurus PHRI pada 2018. Rakernas akan diadakan kembali pada 2020 di Jakarta. Rakernas PHRI pertama di Bali. Waktu itu PHRI Sumsel masih mengonsolidasi diri. Rakernas kedua di Banjarmasin.

“Kami telah menemukan tujuan yaitu akan menjadi pemimpin industri pariwisata karena lebih besar investasinya. Kami meyakini bisnis di sektor hotel ini investasinya jangka panjang. Rata-rata hotel bintang satu dan bintang dua yang paling cepat untuk balik modal antara 5-6 tahun. Kalau hotel bintang lima balik modal 12 tahun sudah syukur karena tidak mengetahui dinamika ekonomi,” ungkap Hariyadi.

Ditambahkan Hariyadi, PHRI mencoba untuk menjadikan restoran-restoran di Indonesia menjadi restoran yang dapat dikenal di dunia. Hal ini didukung dengan banyaknya rekan-rekan diaspora yang sudah tersebar di seluruh dunia sehingga memudahkan untuk diajak bekerja sama. “Sekarang kami sedang mendorong restoran Indonesia ini lebih maju. Kami sedang mengupayakan perkembangan secara lebih strategis dari sektor restoran. Kami juga sedang menyusun langkah sektor restoran ini menuju kepada era global seperti restoran Cina, Thailand, Vietnam yang sudah mendunia,” harap dia.

Sementara, Pjs Wali Kota Palembang H Akhmad Najib mengatakan, Pemkot Palembang juga menyiapkan tempat wisata dan beberapa destinasi serta transportasi yang akan menyambut kedatangan para tamu undangan, seperti  LRT yang sedang dibangun di kota Palembang. Dengan harapan agar para tamu negara tidak mengalami kemacetan. “Aspal-aspal yang berlubang akibat pembangunan ini akan segera diperbaiki secepatnya,” tegasnya.

Dikatakan Najib, dirinya telah mendatangi 18 kecamatan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota Palembang. Di samping menjaga beberapa destinasi untuk ASEAN Games yang ada di kota Palembang. Selain di Jakabaring Sport City, pihaknya juga akan mengundang para tamu untuk berkunjung melihat keanekargaman flora dan fauna, seperti duku Palembang, mascot belido, “Ini memberitahukan budaya untuk teman-teman yang akan datang dari 45 negara,” jelasnya.

Najib juga mengharapkan kepada 1.000 media untuk mempromosikan lebih awal tempat-tempat  yang ada di kota Palembang. Contohnya Pulau Kemaro dipromosikan ke negara muslim Cina dan Bukit Siguntang untuk dipromosikan ke Myanmar sehingga tamu akan menyukai destinasi yang terdapat di kota Palembang,” imbuhnya seraya memperkirakan, 1.800 atlet yang akan datang pada 13 cabang olahraga termasuk ofisial, jika dihitung pengikut, jumlahnya kemungkinan bisa empat kali lipat.(cjs01)