- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Status Darurat Banjir di Ogan Ilir Berlaku hingga Awal April
INDRALAYA, SIMBURNEWS –
Banjir di kawasan Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Pemkab Ogan Ilir di Tanjung Senai berangsur surut. Meski demikian, air terlihat masih menggenangi sejumlah titik di daerah tersebut hingga membuat warga menjadi korban.
“Sudah mulai surut dibanding berapa hari lalu. Baru kali ini jalan (KPT Tanjung Senai) ini digenangi air cukup tinggi,” ungkap Ijal, warga Ogan Ilir.
Banjir disebabkan curah hujan tingggi selama hampir sepekan tak hanya membuat jalan tergenang. Puluhan rumah warga juga terendam banjir. Akibatnya, kemacetan mengular di Jalan Lintas Timur, Inderalaya-Kayuagung.
Kepala BPBD Ogan Ilir, Sakroni mengatakan, berdasarkan keputusan Bupati Ogan Ilir yang berakhir pada 1 April 2018, masih berstatus siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor. Ada 12 kecamatan di Ogan Ilir yang sering terjadi kebanjiran seperti Muara Kuang, Tanjung Raja, Payaraman, Pemulutan, dan kecamatan yang berdekatan dengan sungai. “Indralaya tidak masuk, tapi sepertinya, tahun ini, luapan air sangat luar biasa,” tuturnya.(tim)



