Olahraga Sehabis Kerja, Warga Negara Malaysia Tak Lagi Bernapas

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Hanafi (53), warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditemukan meninggal dunia. Posisi WNA ini tengah dalam kondisi segar bugar yakni tengah asyik berolahraga Badminton.

Diketahui, keseharian Hanafi bekerja sebagai manajer warehouse PT LIN,  subkontaktor PT Waskita Karya pada proyek LRT atau Light Rail Transit.

Peristiwa itu terjadi di lapangan Badminton Naga Jaya Taksam, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II, Selasa (6/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Malam itu korban sepulang dari kerja biasanya pergi ke lokasi untuk berolahraga badminton. Seperti biasa sebelum beradu, korban lebih dulu pemanasan.

Kondisi korban juga terlibat sehat, tidak ada keluhan sakit, sehingga rekan sesama pemain badminton tidak ada yang menduga sama sekali. Beberapa menit kemudian korban langsung terjatuh, dengan kondisi tidak sadarkan diri. Spontan korban pun dengan segara dilarikan ke RS Tiara Patrin, namun kemudian dirujuk ke IGD RS Muhammad Hoesin. Tetapi nyawanya tidak tertolong lagi, lalu dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Korban Hanafi selaku warga Jalan Merak Mas 1, Taman Merak Mas 75450, Bukit Katil Melaka, Malaysia. Diketahui dari keterangan rekan sekerjanya juga WNA yakni Marimuthu (53) mengatakan ia sangat terpukul apa yang menimpa rekan kerjanya yang secara mendadak itu.

“Iya baik-baik sehat begitu ya, kondisinya. Tidak ada mengeluh sakit misalnya. Di sini (Palembang) sudah hampir 5 tahun. Sekarang kerja sebagai manajer yang mengurusi subkontrak proyek LRT ini. Kalau tinggalnya memang di Malaysia. Tujuh orang anak dan istrinya juga tinggal di negeri Jiran,” ungkapnya.

Marimuthu juga mengakui almarhum itu sosok yang baik dan memang gemar olah raga badminton. “Kalau orang badminton memang gemar, rajin olah raga terutama hampir setiap selesai bekerja ia olahraga. Jadi setelah pemeriksaan dokter ini selesai, dapat hasil visumnya almarhum akan kami serahkan ke keluarganya di Melaka Malaysia,” timpalnya.

Sedangkan Marsudi selaku Project Manager PT Waskita Karya, menegaskan adanya kejadian dialami korban Hanafi selaku manajer proyek LRT di Palembang itu. “Ya jadi almarhum ini adalah pekerja manajer subkontaktor. Untuk penyebabnya ada kemungkinan serangan jantung,” ujarnya.

Iptu Edison selaku Pamin Yandokpol RS Bhayangkara, menegaskan pihaknya tengah memeriksa WNA asal Malaysia yang meninggal tersebut. “Setelah visum selesai kami tinggal serahkan jasad korban. ya memang dia berasal dari Mayalsia,” ujarnya. (tim)