- PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Bencana Sosial akibat Bentrok Berdarah Terjadi di Flores Timur, Tiga Korban Tewas dan Tujuh Warga Terluka
- Presiden Prabowo Apresiasi Panen Raya TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Wapres Gibran Sampaikan Arahan Presiden Prabowo, Pembangunan Tol Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
- Wapres Gibran Tinjau Proyek Infrastruktur Sumsel hingga Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Pertama di Indonesia
Bencana Sosial akibat Bentrok Berdarah Terjadi di Flores Timur, Tiga Korban Tewas dan Tujuh Warga Terluka
Wakil Bupati Flores Timur dan unsur Forkopimda, diantarnya Ketua DPRD, Dandim 1624 Flores Timur, Wakil Kapolres Flores Timur, Sekretaris Daerah, anggota DPRD Kabupaten Flores Timur), bersama personel Kodim 1624 Flores Timur dan Polres Flores Timur sekitar pukul 07.30 WITA langsung bergerak ke lokasi konflik. Aparat gabungan melakukan upaya persuasif untuk menghentikan konflik. “Kondisi saat ini, Minggu (19/7), masih dalam pemantauan dan pengendalian aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Hari sebelumnya, pada Kamis (16/7), Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Wakil Bupati Flores Timur mengunjungi Kecamatan Adonara Barat untuk meresmikan bangunan hunian tetap dan sumur bor pascakonflik antar warga di Desa Bugalima. Kepala BNPB turut menjadi saksi ikrar damai dengan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Desa Bugalima dan Desa Ilepati di Kantor Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (16/7).(red)



