- Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga ABK yang Hilang di Selat Sunda Terus Dioptimalkan
- Wapres Gibran Beri Atensi Penanganan Kelompok Rentan akibat Asap Karhutla
- Pangdam II/Sriwijaya Ajak Mahasiswa Bela Negara
- Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran "Gunung" Sampah di Galuga Bogor
Kapolri Pimpin Apel Kamtibmas Bersama Ojol dan Buruh di Bumi Sriwijaya
Ia mencontohkan peristiwa pada 1 September tahun lalu ketika sempat muncul kekhawatiran terkait keberadaan ojek online. Namun, menurutnya para anggota ADO mampu menunjukkan kedewasaan dan kesadaran dengan tetap menjaga ketertiban sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan nyaman.
“Dengan penuh kesadaran, ADO ini mampu menjamin ketertiban dan kenyamanan kota yang kita cintai ini. Ini merupakan bentuk apresiasi yang pada akhirnya juga mendatangkan rezeki bagi para driver,” katanya.
Herman Deru juga menjelaskan bahwa selama ini pemerintah daerah, baik pemerintah kota maupun pemerintah provinsi, terus memberikan perhatian kepada para driver online. Bentuk perhatian tersebut antara lain melalui program pengadaan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta program kredit perumahan yang pernah dijalankan pada periode pertamanya menjabat sebagai gubernur.
Ia pun berharap para anggota ADO dapat terus menjaga nama baik organisasi dengan menjadi duta tertib lalu lintas sekaligus tetap menjalankan profesinya secara profesional. Herman Deru menambahkan bahwa kehadiran ojek online turut membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Sumsel karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja dan menafkahi keluarga mereka.(kbs/red)



