- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Presiden Prabowo: Tanpa Pangan, Tidak Ada Negara
# Panen Padi Serentak di 14 Provinsi dan 157 Kabupaten/Kota
# Gubernur Herman Deru Salurkan Bantuan Simbolis kepada Kelompok Tani

LEMPUING, SIMBUR – Panen padi serentak digelar di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Panen Raya kali ini dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto secara terpusat dan virtual di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Senin (7/4). Di Provinsi Sumatera Selatan, panen raya dilaksanakan di Provinsi di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada semua jajaran menteri karena telah dilaksanakannya panen raya. Sekaligus mampu menjaga stabilitas harga pada momen hari raya Idulfiri 1446 Hijriah. “Saya juga apresiasi kinerja para menteri yang telah bekerja keras dan turun ke lapangan sehingga harga komoditas pangan bisa dijaga dan stabil,” ungkap Prabowo.
Selanjutnya, Presiden juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada para petani yang telah menjadi tulang punggung bangsa dan negara dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Ditegaskan Presiden, tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa petani, tidak ada pangan. Itulah sebabnya petani adalah tulang punggung bangsa ini.
“Di kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada saudara – saudara. Kalian merupakan tulang punggung bagi bangsa dan negara. Para petani adalah urusan pangan. Tanpa pangan tidak ada negara. Saya katakan berkali – kali dan bertahun – tahun. Tanpa pangan tidak ada NKRI. Hari ini saya sangat berbahagia,” ucap Prabowo.



