- Optimalkan Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah
- Kejari Musi Rawas Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Peremajaan Sawit
- Deklarasi Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat, Akhiri Illegal Drilling di Sumsel
- PWI Fest Digelar 4–5 Desember 2026 di Jakarta, Kick-Off HPN 2027 Lampung
- Tanamkan Semangat Perang, Siapkan Lahan Batalyon Tempur
Kerugian Ekonomi akibat Karhutla di Sumsel Tembus Rp42,7 Miliar
# Kerugian Terbesar di Kabupaten OKI Rp11,4 Miliar
# Menko Perekonomian Pimpin Apel dan Simulasi Karhutla Sumsel
PALEMBANG, SIMBUR – Kerugian ekonomi yang timbul akibat karhutla di Sumatera Selatan tahun 2022 mencapai Rp42,7 miliar. Dengan kerugian terbesar di kabupaten OKI mencapai Rp11,4 miliar. Hal itu diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Dr Hc Ir Airlangga Hartarto MBA MMT.
“Ini menunjukan bahwa perlu dilakukan langkah-langlah urgensi agar penanganan secara efektif bisa berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga saat memimpin Apel dan Simulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumsel Tahun 2024 di Griya Agung Palembang, Sabtu (20/7) pagi.
Dalam arahannya, Menko Airlangga Hartarto mengatakan, wilayah Sumsel memiliki topografi yang beragam dengan dataran tinggi di Barat Bukit Barisan dataran rendah di Timur serta serta ekosistem mangrove dan lahan gambut yang luas. “Ini menjadikan Sumsel subur untuk produk perkebunan pertanian perikanan serta pertambangan,” ungkapnya.



