- Luas Lahan Terbakar di Sumsel 404 Hektare, 47 Kasus Karhutla dengan 39 Tersangka
- Insan Pers di Sumsel Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
- Veteran Harus Dapat Tempat Kehormatan Terdepan pada Setiap Kegiatan Resmi
- Penanganan Karhutla Sejumlah Gunung Jawa Timur Berlanjut
- Meriahkan HUT Ke-81 TNI, Gelar Lomba Kicau Mania Piala Pangdam II/Sriwijaya Cup III
Kerugian Ekonomi akibat Karhutla di Sumsel Tembus Rp42,7 Miliar
# Kerugian Terbesar di Kabupaten OKI Rp11,4 Miliar
# Menko Perekonomian Pimpin Apel dan Simulasi Karhutla Sumsel
PALEMBANG, SIMBUR – Kerugian ekonomi yang timbul akibat karhutla di Sumatera Selatan tahun 2022 mencapai Rp42,7 miliar. Dengan kerugian terbesar di kabupaten OKI mencapai Rp11,4 miliar. Hal itu diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Dr Hc Ir Airlangga Hartarto MBA MMT.
“Ini menunjukan bahwa perlu dilakukan langkah-langlah urgensi agar penanganan secara efektif bisa berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga saat memimpin Apel dan Simulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumsel Tahun 2024 di Griya Agung Palembang, Sabtu (20/7) pagi.
Dalam arahannya, Menko Airlangga Hartarto mengatakan, wilayah Sumsel memiliki topografi yang beragam dengan dataran tinggi di Barat Bukit Barisan dataran rendah di Timur serta serta ekosistem mangrove dan lahan gambut yang luas. “Ini menjadikan Sumsel subur untuk produk perkebunan pertanian perikanan serta pertambangan,” ungkapnya.



