Rangkul Elemen Masyarakat se-Indonesia, Bersama Herman Deru dan Cik Ujang Jaga Kehormatan Sumsel

# Klaim IPM Sumsel di Atas 7 dari Rata-rata Nasional

 

PALEMBANG – Calon gubernur Sumatera Selatan dua periode H Herman Deru merangkul semua elemen masyarakat untuk menjaga kehormatan daerah. Terutama saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel sudah di atas 7 selama masa kepemimpinannya pada periode pertama. Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Tim Pemenangan “HD2P CU” Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2024-2029 bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa.

“Kita sama-sama menjaga kehormatan Sumatera Selatan. Mulai dari hal terkecil, dari senyum dan kata-kata baik,” ungkap Herman Deru di Kedai Tiga Nyonya, Jl Supeno No 6, Bukit Kecil, Palembang, Sabtu (8/6).

Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan, semua elemen masyarakat harus menebar kebaikan. Menjadikan perekat bagi setiap insan di Sumatera Selatan. “Untuk samakan tekad, bersama-sama menjadikan Sumsel terus damai, zero conflict sebagai modal pembangunan melalui pemenangan Herman Deru dan Cik Ujang,” serunya.

Dirinya menambahkan, tim pemenangan didukung oleh masyarakat Sumsel yang tergolong cerdas. Dibuktikan dengan IPM di atas rata-rata nasional. “IPM Sumatera Selatan sudah di atas 70. Ini akan terus menjadi angka jika tidak diberitahukan,” ujarnya.

Terkait itu, Herman Deru juga meminta para pendukungnya untuk bangga terhadap Sumsel. Tidak menebarkan kebencian dan menghujat daerah sendiri. Terutama di jejaring media sosial (medsos). “Menyadarkan sense of belonging, rasa memiliki terhadap daerah sendiri. Coba lihat di medsos. Begitu kejam terhadap dirinya sendiri. Kadang menghujat daerah, kadang sukunya. Terlihat sangat tidak bangga dengan daerahnya,” imbuhnya.

Kalau di Jawa, lanjut Herman Deru, ada istilah mikul dhuwur mendem jero. “Yang baik-baik selayaknya kita angkat. Karena kekurangan dalam proses untuk diperbaiki dan tidak diketahui siapa pun. Sementara medsos real-time bisa dilihat orang antarprovinsi, antar negara bahkan antarbenua,” ujarnya.

Lanjut Herman Deru, ada berapa hal yang dicatatnya. “Memilih pemimpin apa bedanya dengan memilih handphone,” candanya.

Pertama, casing. Menurutnya, casing ini penting agar disukai. Orang mencari handphone model yang terbaru. Kedua, fitur menunya harus lengkap. Kalau handphone itu pilihan bahasa. “Segala hal pemerintahan punya menu fitur yang baik,” ungkapnya.

Ketiga, sinyal yang baik. Kata Herman Deru, pertanyaan survei cenderung pada alasan menyukai pasangan kandidat. “Pasangan HDCU disurvei dekat dengan masyarakat. Selera pemilih yang punya hak tertinggi dalam menentukan pemenang pesta demokrasi,” terangnya.

Terakhir, punya baterai tahan lama. Butuh ketahanan dan stamina jika menghadapi masyarakat. “Itu maka tagline kita menyala abangku,” jelasnya.

Baginya, pengukuhan Elemen Masyarakat Khatulistiwa merupakan peristiwa yang sangat sakral. “Sebuah komponen yang bukan hanya digambarkan sekadar nama. Mewakili seluruh mayarakat Indonesia. Ini punya tanggung jawab besar,” kata Herman Deru.

Agar mudah dilafazkan di lidah, Herman Deru menjadikan singkatannya tim Emas. Keistimewaan apa yang akan dibuat. Salama ini tim pemenangan hanya untuk menang. “Tim emas ada keistimewaan, punya semangat persatuan untuk merajut semua komponen berbagai suku agama dan komunitas,” harapnya.

Masih kata dia, pemimpin atau kepala daerah ada tiga tugas pokok. Memimpin pembangunan, masyarakat, dan pemerintahan. “Ini menjadi sia-sia jika tidak ada persatuan,” tegasnya.

Herman Deru berharap tim Emas tersebut menjadi magma dalam pemenangan HDCU. Tim emas sebagai magma, episentrum modal pembangunan budaya dan ekonomi. “Saya sebagai kandidat bersama Cik Ujang tidak sabar menunggu tim emas dideklarasikan dan dikukuhkan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei, yang belum menentukan pilihan di angka 20 persen. “Ceruk potensial yang bisa dijadikan penambah kemenangan. Jangan sampai teledor dan kena penyakit baru, star syndrome. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Elemen Masyarakat Khatulistiwa (Emas), Dr Hadi Prayogo MIKom mengatakan, pihaknya siap mendukung HDCU untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumsel 2024-2029. “Siap memenangkan HDCU pada pilkada 27 November 2024 dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” ungkap Hadi Prayogo.

Hadi mengucapkan terima kasih kepada HDCU karena telah mengukuhkan Tim pemenangan tersebut. “Terima kasih dipercaya jadi tim pemenangan. Berawal dari semangat senior yang berkunjung ke kediaman (Herman Deru) di Taman Kenten. Kemudian tercetus ide membentuk tim pemenangan,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat itu masih ada 43 elemen masyarakat. “Sekarang sudah meningkat 54 elemen masyarakat. Anggota tidak berorganisasi, berdasarkan suku. Kami akan menyiapkan 9 program dan bisa memenangkan Herman Deru dan Cik Ujang,” tutupnya.

Diketahui, elemen masyarakat berdasarkan suku yang hadir masing-masing diwakili 7 orang. Di antaranya, Bugis, Kupang Timur Minang, Banten, Lampung Sai, Jawa, Betawi, Nias, Batak, Sunda, Kawanua, dan Arab. Kemudian Rcg.Aceh, Gorontalo, Koko & Cece, Rawas Raya, Rupit, dan Musi Raya.

Selanjutnya, Komering, Semendo, Palembang Bari, Pedamaran, Basemah, Lematang, Lintang, Banyuasin, Wong Cul, Morgesiwe, Sanga Desa, Ambon, Daya, Kikim, Meranjat, Kubay, Pagaralam, Bengkulu dan Sekayu, Lawang Wetan, dan Sungai Rotan. Selain suku hadir pula komunitas seperti Lenggang, Asiafi, Forsocci, Fopssi, UMKM, Hadroh, FAI, PPUMI, dan Komunitas Jumputan.(kbs/adv)