Nelayan Tenggelam di Perairan Tanjung Pasir

PALEMBANG, SIMBUR – Sebuah kapal tenggelam di Perairan Tanjung Pasir, Sungai Musi, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, kemarin Senin (3/6) pukul 03.30 WIB dini hari. Akibatnya seorang nelayan Boy Sandi (25) tenggelam terseret arus sungai.

Informasi tersebut diterima Basarnas Palembang siangnya pukul 09.00 WIB, berawal dari Heru sedang berada di rumah, tiba – tiba mendengar teriakan mintak tolong. Setelah diperiksa ke belakang rumah, ada perahu kapal nyaris tenggelam.

Spontan Heru berupaya membantu dengan menggunakan sampan ke arah korban. Namun kejadian begitu cepat, sehingga korban keburu tenggelam di Perairan Tanjung Pasir.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin SE didampingi Kasi Operasi Manca Rahwanto SE mengatakan kepada Simbur, pada Selasa (4/6/24) merupakan hari kedua pencarian.

“Memasuki hari kedua pencarian, dimulai pukul 07.00 WIB, bersama tim sar gabungan, dibantu warga dan nelayan. Tim Sar dibagi 2 RSU. SRU 1 melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air. Sedangkan SRU 2 akan melakukan penyelaman di lokasi awal kejadian serta lokasi-lokasi yang dicurigai,” kata Raymond.

Sebelumnya, Tim Sar Lubuk Linggau, melakukan pencarian terhadap Satria (3) warga Karya Bakti, Kecamatan Lubuk Linggau II, yang tenggelam di anak Sungai Kelingi pada Senin (3/6/24) siang pukul 12.15 WIB.

Siang itu, sekitar pukul 11.30 WIB, korban bersama kakaknya menjaring ikan di Sungai Kelimggi. Pada saat menjaring ikan, mendadak korban terpeleset saat di pinggir sungai. Menyebabkan Satria tenggelam dan hanyut dalam arus sungai.

Saat ini pencarian masih kita lakukan bersama dengan tim sar gabungan. Segenap upaya pencarian dilakukan. Dari lokasi awal kejadian serta lokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban. (nrd)