- Insan Pers di Sumsel Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
- Veteran Harus Dapat Tempat Kehormatan Terdepan pada Setiap Kegiatan Resmi
- Penanganan Karhutla Sejumlah Gunung Jawa Timur Berlanjut
- Meriahkan HUT Ke-81 TNI, Gelar Lomba Kicau Mania Piala Pangdam II/Sriwijaya Cup III
- Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Angkut 142 Ton Batu Bara Ilegal, Enam Fuso Disita Polisi
PALEMBANG, SIMBUR – Unit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumsel kembali mengungkap, pengangkutan batu bara tanpa mengantongi izin resmi alias ilegal. Sebanyak 142 ton yang diangkut 6 truk fuso. Hasil illegal minning tambang di wilayah Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Pengungkapannya, berawal dari dua pekan di bulan Maret 2024, Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, melakukan penegakan terhadap para pelaku illegal minning, hasil tambang illegal. Berada di areal Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Pertama, pada 9 Maret 2024 sekitar pukul 01.45 WIB, di Desa Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, OKU. Terjaring 2 truk Fuso BE 9614 CF muatan batu bara 20 ton, dikemudikan tersangka AR. Lalu fuso BE 9302 BN muatan 20 ton batubara dibawa tersangka YS.



