- Kualitas Udara Menurun, Bagikan Masker dan Batasi Aktivitas Sekolah
- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
Panen Padi saat Musim Kemarau, Harga Beras di Sumsel Ugal-ugalan
Robinson juga mengigatkan agar tidak membakar lahan di musim kemarau ini. “Musim kering, kita tidak bakar lahan, bahaya itu. Jangan bakar lahan, imbasnya kabut asap ini,” tukasnya kepada Simbur.
Sedangkan Yanto, petani yang lahannya tidak jauh dari sawah Robinson mengatakan, untuk padi yang ditanamnya jenis padi 42 R. Yang berbeda berasnya tidak terlalu keras.
Warga Sungai Ijo, Kecamatan Kertapati ini mengatakan lahan yang ditanamnya seperempat hektar, dan panen tahun ini hasilnya cukup memuaskan.
“Panen tahun ini alhamdulilah, kami jual gabah, perkilonya Rp 8.500 bahkan sampai Rp 15 ribu. Kalau turun Rp 10 ribu biasanya banjir, memang pengaruh musim,” ungkapnya.



