- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Kepala Basarnas Terjaring OTT KPK
“Kasus ini naik ke tahap penyidikan, dengan menetapkan para tersangkanya sebagai berikut. Pertama tersangka MG Komisaris Utama PT MGCS. Kedua MR dirut PT IGK. Ketiga RA dirut PT KAU. Keempat HA Kabasarnas RI periode 2021 – 2023. Dan kelima ABC Korsmin Kabasarnas RI,” cetus Alex.
Konstruksi perkaranya semenjak tahun 2021 Basarnas mengerjakan tender proyek yang diumumkan melalui layanan LPSE Basarnas dapat diakses secara umum. Tahun 2023 Basarnas membuka tender proyek pekerjaan diantaranya, pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar. Pengadaan public safety daiving equipment nilai kontrak Rp 17, 4 miliar.
Dan pengadaan ROP untuk KN Sar Ganesha, proyek 2023 – 2024 dengan nilai kontrak Rp 89,9 miliar. Agar menang tiga proyek ini, MG, MR dan RA melakukan pendekatan secara pribadi. Dengan menemui langsung HA selaku kepala Basarnas dan ABC selaku Korsmin Kepala Basarnas orang kepercayaan HA.



