- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Kapal Penarik Tongkang Batu Bara Terbakar
PALEMBANG, SIMBUR – Sebuah kapal tugboat (TB) Paiton yang menarik tongkang muatan batu bara terbakar. Insiden itu terjadi, di Perairan ambang luar Sungai Musi, Kabupaten Banyuasin. Kapal Tugboat Paiton dinahkodai Tamrin tersebut, berlayar dari Palembang bertujuan ke Indramayu, Jawa Tengah, terbakar kemarin Senin (3/7/23) pagi sekitar pukul 06.15 WIB.
Beruntung anak buah kapal (ABK) selamat, dibantu nelayan di Sungai Musi. Sedangkan kapal Tugboat Paiton yang terbakar, segera dipadamkan tim pemadam. Pemadam gabungan dari Kapal Tugboat Selat Lugundi 212 dan Kapal Karya Pasific 17.
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Polda Sumsel Kombes Pol Andreas Kusmaedi SIk menegaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait insiden Tugboat Piton terbakar diperairan Sungai Musi. “Penyelidikan masih dilakukan, termasuk kerugian pasca kejadian kebakaran itu, dari hasil investigasi di lapangan,” ujarnya.
Andreas melanjutkan, baik tim labfor dengan Subdit Gakum akan memberikan laporannya nanti. “Pada waktu kejadian, Tugboat Paiton tengah menarik tongkang muatan batu bara, yang didroping di Palembang. Selanjutnya berlayar dengan tujuan Indramayu,” timpal Dir Polairud.
Ditegaskan perwira tiga melati ini, insiden tugboat terbakar tidak sampai merengut korban jiwa atau pun menderita luka – luka. “Semua ABK tugboat selamat, dengan dievakuasi nelayan di Sungai Musi,” tegas Andreas.
Selanjutnya kapal Tugboat Paiton dan tongkang muatan batu bara, ditarik ke lokasi aman. Agar tidak menganggu jalur pelayaran di Sungai Musi. (nrd)



