- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Digitalisasi Transaksi Keuangan di Sumsel Masih Terkendala Sinyal
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai US$150 Miliar pada 2030

Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, saat ini ekonomi digital Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru. Diharapkan akselerasi termasuk penguatan lisensasi yang lebih merata untuk memperkecil kesenjangan ekonomi antar wilayah. “Lebih dari 74 persen konsumen Indonesia berbelanja online,” ungkapnya.
Hal ini, kata Arsjad, memyebabkan transaksi meningkat. Potensi digital yang besar membuat perusahaan berbasis internet menjadi tren bisnis baru. “Saat ini Indonesia telah memiliki lebih dari 2300 starup baru. Bayangkan jika saat ini Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi hingga US$150 miliar pada tahun 2030,” ungkapnya.



