- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Terbaik Tingkat Asia, Surga Kuliner di Indonesia
Selain Bandros, Bandung juga telah menerapkan budaya bersepeda. Menurut Irwan, setiap hari Jumat ada bicycle day untuk bersepeda. “Ada juga kerja sama dengan hotel. Kemudian peringatan Bandung Lautan Api pakai sepeda. Jalan di Bandung juga sudah ada jalur sepeda. Memang biasanya warga suka bersepeda. Bandung juga disebut Kota Sepeda,” tutupnya.
Ditanya dampak pandemi, Irwan menjawab, selama berapa tahun lebih industri pariwisata dibatasi. “Sekarang mulai bangkit lagi. Tapi protokol kesehatan masih dijaga. Setiap hotel ada CHSE-nya,” tegasnya sembari berharap pandemi segera berakhir. Selain itu, dia juga ingin sektor pariwisata Kota Bandung segera bangkit sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap pandemi segera berakhir. Kasihan teman-teman industri pariwisata terkena dampaknya. Sekaligus melakukan pemulihan ekonomi yang melibatkan pentaheliks. Mudah-mudahan semakin banyak turis yang datang ke Kota Bandung,” harapnya.(red)



