- Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Arus Mudik-Balik Lebaran Aman dari Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG: Waspada Tsunami Malam Hari
PALEMBANG, SIMBUR – Gunung Anak Krakatau (GAK) naik menjadi level tiga dengan status siaga pada 24 April 2022. Informasi tersebut sebagaimana dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)-Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Meski demikian, jalur penyeberangan Merak-Bakauheni yang melintasi Selat Sunda saat arus mudik dan balik Lebaran dipastikan aman. Itu karena zona pelayaran berada di luar radius 5 km dari lokasi Gunung Anak Krakatau.
“Penyeberangan arus mudik dan balik aman dari erupsi Gunung Anak Krakatau karena di luar radius 5 km. Apabila ada erupsi GAK hanya abu vulkanik saja. Itupun tergantung arah dan kecepatan angin,” ungkap Deny Mardiono, Kepala Pos Pengamatan Anak Krakatau, dikonfirmasi Simbur, Selasa (26/4).
Menurut Deny, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Disamping selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat. “Imbauan kami tetap patuhi rekomendasi. Masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Selalu mengikuti arahan dari pemerintah setempat,” imbuhnya.
Lanjut dia, informasi terkini perkembangan aktivitas gunung GAK di aplikasi “Magma Indonesia”. Pihaknya melaporkan perkembangan terkini mengenai aktivitas gunung tersebur per 6 jam. “Kami sudah laporkan per 6 jam. Silakan dowonload saja aplikasinya,” terangnya.



