- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Kasad Beri Orasi Ilmiah kepada Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
JAKARTA, SIMBUR – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan orasi ilmiah kepada para mahasiswa. Kegiatan bertempat di Auditorium Harun Nasution, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Sabtu (26/2). Adapun tema yang diangkat Kasad dalam orasinya yaitu Memperkuat Pertahanan Bangsa dengan Generasi Islami. Orasi tersebut menjadi salah satu rangkaian acara wisuda sarjana ke-123 UIN Syarif Hidayatullah.
Mengawali orasinya, Kasad membahas tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta munculnya fenomena populisme di dunia. Penyebaran berita bohong dengan menggunakan platform media, serta era post truth menjadi bahasan Kasad berikutnya. “Apapun faktanya, akan salah di mata seseorang yang telah menerima kebohongan yang berulang-ulang,” ujar Kasad prihatin kala membahas bahaya era post truth ini.
Menilik kondisi di Indonesia sendiri, Kasad mengajak seluruh hadirin untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa serta semangat para pendiri bangsa dalam menyusun dasar negara. Menurut Kasad, pertahanan negara bukan semata menjadi domain TNI, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk mahasiswa, dalam menghadapi ancaman bagi keutuhan dan persatuan bangsa.
“Ada empat peran yang bisa mahasiswa ambil dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pertama, sebagai agen perubahan. Kedua, sebagai penjaga nilai-nilai Pancasila. Ketiga, sebagai penerus bangsa. Terakhir, sebagai komponen yang memiliki kontrol sosial dalam hidup bermasyarakat,” jelas Kasad seraya mengurai satu persatu contoh pengamalan keempat peran tersebut.
Menutup orasi ilmiahnya, Kasad berpesan agar para mahasiswa bisa mulai memupuk sikap kedermawanan untuk meraih kebahagiaan. Kasad juga berharap mahasiswa senantiasa melakukan usaha terbaiknya, terutama untuk meraih dan memperjuangkan cita-citanya masing-masing. (red/rel)



