- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Lematang
LAHAT, SIMBUR – Warga Desa Jati Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Lahat Minggu (20/2) pagi dihebohkan atas penemuan sosok mayat laki-laki. Mayt tersebut ditemukan di tengah aliran Sungai Lematang.
Identitas jenazah diketahui bernama Subharni bin Asik. Pria berumur 58 tahun yang bekerja sebagai petani itu diketahui beralamat di Desa Kuba Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.
Kasubsi Humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH membenarkan kejadian penemuan mayat laki – laki pada Minggu (20/2) sekira pukul 05.00 Wib. Informasi dan keterangan diberikan tiga orang saksi antara lain Sarwanto (45), pengangkut pasir, Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Lahat, Hutamawati (63) , warga Desa Kuba Pulau Pinang Lahat dan Roli (28) swasta, warga Desa Kuba Pulau Pinang Lahat.
Diketahui bahwa mayat laki-laki yang ditemukan warga pagi dini hari ini diduga akibat tenggelam. “Benar pada Minggu sekira pukul 05.00 Wib bertempat di tengah sungai lematang Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, telah ditemukan jenazah seorang laki-laki yang tersangkut di batu, di tengah Sungai Lematang,” ujar Lispono.
Menurut dia, mayat ditemukan pertama kali oleh saksi Sarwanto. Selanjutnya saksi melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pulau Pinang. Piket Reskrim dan SPK Polsek Pulau Pinang mendatangi TKP. Selanjutnya bersama Ur Identifikasi Polres Lahat membawa Jenazah ke RSUD guna dilakukan VER.
Keterangan saksi Hutamawati (saudara kandung korban) bahwa korban memang sudah lama menderita penyakit stroke ringan. Keterangan saksi Roli (anak korban) bahwa korban memang sebelumnya ada penyakit stroke ringan. “Sering berjalan menyusuri Sungai Lematang menuju rumah keluarga di Ulu Desa Jati,” ujarnya.
Hasil koordinasi dengan dokter pemeriksa Jenazah, bahwa hasil Visum luar ditemukan luka robek pada pelipis mata akibat benturan benda tumpul. Diduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam. Sementara dari pihak kepolisian telah mengambil tindakan dengan mendatangi dan mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Ur Identifikasi Lahat, membawa korban ke RSUD, meminta VER dan membuat laporan.(red/smsi)



