- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Target Lansia Tidak Tercapai, Wako: Vaksinasi Anak Belum Dilaksanakan
LUBUKLINGGAU, SIMBUR -Wali Kota Lubukkinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rakor percepatan vaksinasi di Kota Lubuklinggau. Selain rakor, juga dilaksanakan penyerahan bantuan korban bencana kebakaran dan puting beliung di beberapa kelurahan serta bantuan sosial kepada penerimanya.
Dalam pembahasan vaksinasi, Wako menyoroti tentang masih belum tercapainya target vaksinasi terhadap warga lanjut usia (Lansia) di Kota Lubuklinggau. “Untuk capaian vaksinasi sudah bagus menurut kami, sudah luar biasa mencapai 75 persen lebih dosis 1. Kami juga apresiasi terhadap Polres beserta jajaran atas upaya percepatan vaksinasi,” kata Nanan.
Namun, lanjut dia, masalah saat ini adalah capaian vaksinasi terhadap warga lansia yang masih belum mencukupi sehingga berakibat vaksinasi terhadap anak-anak belum dapat dilaksanakan. “Baru mencapai 53 persen vaksinasi kepada lansia dari target seharusnya 60 persen sehingga vaksinasi kepada anak-anak belum dapat dilaksanakan,” tandasnya.
Dijelaskan wali kota, dengan vaksinasi inilah sebagai upaya dalam menghadapi gelombang atau varian baru Covid-19 yakni Omicron yang sudah masuk ke Indonesia. “Di Jakarta, sudah ada pasien terjangkit Omicron. Namun, belum ada yang meninggal dikarenakan sudah divaksin. Artinya, bukan kami menginginkan meninggal namun bisa lebih diantisipasi dengan vaksin,” jelasnya.
Kota Lubuklinggau sendiri menurutnya sudah siap dalam menghadapi pandemi ini, sudah dipersiapkan rumah sakit khusus covid di RS Petanang serta sudah lebih 200 tempat tidur di RSUD Siti Aisyah. “Untuk penanganannya, kami sudah siap,” tandasnya.(red/rel)



