- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Target Lansia Tidak Tercapai, Wako: Vaksinasi Anak Belum Dilaksanakan
LUBUKLINGGAU, SIMBUR -Wali Kota Lubukkinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rakor percepatan vaksinasi di Kota Lubuklinggau. Selain rakor, juga dilaksanakan penyerahan bantuan korban bencana kebakaran dan puting beliung di beberapa kelurahan serta bantuan sosial kepada penerimanya.
Dalam pembahasan vaksinasi, Wako menyoroti tentang masih belum tercapainya target vaksinasi terhadap warga lanjut usia (Lansia) di Kota Lubuklinggau. “Untuk capaian vaksinasi sudah bagus menurut kami, sudah luar biasa mencapai 75 persen lebih dosis 1. Kami juga apresiasi terhadap Polres beserta jajaran atas upaya percepatan vaksinasi,” kata Nanan.
Namun, lanjut dia, masalah saat ini adalah capaian vaksinasi terhadap warga lansia yang masih belum mencukupi sehingga berakibat vaksinasi terhadap anak-anak belum dapat dilaksanakan. “Baru mencapai 53 persen vaksinasi kepada lansia dari target seharusnya 60 persen sehingga vaksinasi kepada anak-anak belum dapat dilaksanakan,” tandasnya.
Dijelaskan wali kota, dengan vaksinasi inilah sebagai upaya dalam menghadapi gelombang atau varian baru Covid-19 yakni Omicron yang sudah masuk ke Indonesia. “Di Jakarta, sudah ada pasien terjangkit Omicron. Namun, belum ada yang meninggal dikarenakan sudah divaksin. Artinya, bukan kami menginginkan meninggal namun bisa lebih diantisipasi dengan vaksin,” jelasnya.
Kota Lubuklinggau sendiri menurutnya sudah siap dalam menghadapi pandemi ini, sudah dipersiapkan rumah sakit khusus covid di RS Petanang serta sudah lebih 200 tempat tidur di RSUD Siti Aisyah. “Untuk penanganannya, kami sudah siap,” tandasnya.(red/rel)



