- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Sumur Minyak Ilegal Kembali Meledak
SEKAYU, SIMBUR – Sumur minyak ilegal kembali meledak dan terbakar. Kali ini ledakan sumur minyak terjadi di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. Belum diketahui korban akibat peristiwa itu. Informasi yang beredar, ledakan terjadi Senin (11/10) sekitar pukul 17.22 WIB di kebun Rudi Dewan. Simbur berusaha menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Kepala Bidang Energi Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sumsel Aryansyah mengatakan, sumur minyak ilegal masih menjadi permasalahan utama di kabupaten itu. Pengelolaan yang tidak sesuai standar sangat rentan kecelakaan kerja. “Itu bukan wewenang provinsi, kabupaten lapor ke Dirjen Migas. Informasi yang kami peroleh Dirjen Migas belum turun tangan,” kata dia.
Meski sudah diawasi, masih banyak masyarakat yang secara sembunyi-sembunyi mengelola tambang ilegal. Pemerintah dapat melegalkan aktivitas itu dengan pengelolaan sesuai aturan. “Prinsipnya ongkos, angkat, dan angkut, bisa menggunakan BUMD atau KUD. Namun masalah ini masih dibahas lebih lanjut,” pungkasnya.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy belum bisa dikonfirmasi terkait ledakan sumur minyak ilegal tersebut. Padahal sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Desa Keban 1 Sanga Desa. Kejadian itu sudah diungkap dan memakan korban 1 warga tewas dan 4 orang mengalami luka bakar. (red/rel)



