- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Sumur Minyak Ilegal Kembali Meledak
SEKAYU, SIMBUR – Sumur minyak ilegal kembali meledak dan terbakar. Kali ini ledakan sumur minyak terjadi di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. Belum diketahui korban akibat peristiwa itu. Informasi yang beredar, ledakan terjadi Senin (11/10) sekitar pukul 17.22 WIB di kebun Rudi Dewan. Simbur berusaha menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Kepala Bidang Energi Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sumsel Aryansyah mengatakan, sumur minyak ilegal masih menjadi permasalahan utama di kabupaten itu. Pengelolaan yang tidak sesuai standar sangat rentan kecelakaan kerja. “Itu bukan wewenang provinsi, kabupaten lapor ke Dirjen Migas. Informasi yang kami peroleh Dirjen Migas belum turun tangan,” kata dia.
Meski sudah diawasi, masih banyak masyarakat yang secara sembunyi-sembunyi mengelola tambang ilegal. Pemerintah dapat melegalkan aktivitas itu dengan pengelolaan sesuai aturan. “Prinsipnya ongkos, angkat, dan angkut, bisa menggunakan BUMD atau KUD. Namun masalah ini masih dibahas lebih lanjut,” pungkasnya.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy belum bisa dikonfirmasi terkait ledakan sumur minyak ilegal tersebut. Padahal sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Desa Keban 1 Sanga Desa. Kejadian itu sudah diungkap dan memakan korban 1 warga tewas dan 4 orang mengalami luka bakar. (red/rel)



