- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Karhutla Hanguskan 8 Hektare Gambut dan Semak Belukar
PALEMBANG, SIMBUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama lahan gambut belakangan masih berlangsung di wilayah Ogan Ilir. Terbaru Satgas darat dan Satgas udara Karhutla, berjibaku memadamkan kebakaran di kawasan Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (27/6) pukul 14.40 WIB.
Tim pemadaman terdiri atas BPBD Ogan Ilir, Manggala Agni, TNI-Polri, dan warga peduli api, serta helikopter water bombing 17X WB dikerahkan untuk memadamkan titik api, hingga pukul 15.40 WIB. Hot spot di Desa Pulau Semambu, menghanguskan lahan areal gambut dan semak belukar sekitar 2,5 hektare dengan pemilik lahan berinisial MT dan WN.
“Titik api di Desa Semambu kemarin laporannya didapat dari warga, jadi tim pemadam telah dikerahkan sekitar 2 jam berhasil menjinakan api. Sedangkan awal dan penyebab karhutla sedang ditangani Polres Ogan Ilir,” kata Ansori Humas BPBD Provinsi Sumsel.
Kepada Simbur, Ansori menegaskan, selama tahun ini terutama di kala musim kemarau, pihaknya menerima laporan karhutla dengan total wilayah terbakar seluas 8 hektare. “Dari laporan masuk ditahun ini saja, karena ada laporan yang belum masuk, tercatat seluas 8 hektare yang terbakar di wilayah Ogan Ilir. Tim Manggala Agni, BPBD, TNI-Polri selalu merespon melakukan pemadaman. Untuk penyelidikan penyebab kebakaran diselidiki kepolisian,” tukasnya. (nrd)



