- Kolaborasi RRI-SMSI, Menjaga Kedaulatan Informasi di Ruang Digital
- Karhutla Menggila di Pulau Kalimantan, Terdata 1.487 Hotspot
- Dukung Hilirisasi Sawit, Potensi Lahan di Sumsel 66 Ribu Hektare
- Tiga Provinsi Diguncang Gempa, Indonesia Tangguh Tanggulangi Bencana
- Modal Ventura Harus Diperkuat, Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan
Refocusing Anggaran, Pembangunan Tetap Jalan
PALEMBANG, SIMBUR – Dalam rangka penelaahan BAKN DPR RI terhadap LHP terkait dana alokasi khusus atau DAK. Gubernur Sumsel H Herman Deru, melakukan pertemuan dengan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, di auditorium Bina Praja, Setda Provinsi Sumsel, Selasa (16/3/21) pagi.
Deru mengatakan, refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19, cukup menyulitkan pemerintah daerah. Namun Deru berupaya menjalankan semua program sesuai dengan rencana pembangunan menegah daerah atau RPJMD yang telah disusun.
“Disisi lain, pandemi Covid-19 tetap ditangani dengan maksimal. Namun pembangunan juga tetap harus dilakukan, sehingga kemajuan dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Setiap daerah memiliki persoalan yang berbeda-beda. Apalagi saat ini yang berkaitan dengan refocusing,” timbangnya.
Maka pertemuan bersama BAKN DPR RI ini, dapat dimanfaatkan pemerintah daerah di Sumsel, untuk menyampaikan aspirasinya, agar persoalan yang dihadapi mendapatkan solusi.
“RPJMD ini janji politik yang tertuang di dalam keputusan dan sudah disetujui DPRD. Sehingga memang harus dilakukan, agar daerah ini terus maju. Sebab itulah, kita bisa menyampaikan hal itu ke BAKN DPR RI ini, agar dapat diteruskan ke pemerintah pusat dengan harapan ada solusinya,” harapnya.
Wahyu Sanjaya selaku Ketua BAKN DPR RI menegaskan, pertemuan mensinkronisasikan penyaluran DAK, dengan hasil yang didapatkan.
“Kita ingin ada transparansi antara pemerintah pusat dan daerah. Ini juga untuk mendorong, agar kedepannya usulan yang diberikan pemerintah daerah dapat sinkron dengan hasilnya,” tukas Wahyu. (red/rel)



