- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bakti Prajurit di Wilayah Gempa Mamuju
PALEMBANG, SIMBUR – Pasca melaksanakan misi kemanusian, sebagai Satgas Penanggulangan Bencana Alam, membantu penanganan para korban gempa 6,2 SL magnitudo di Mamuju Sulawesi Barat selama 2 bulan lebih.
Prajurit Yonkes 2 Kostrad, yang dikomandoi langsung Danyonkes 2 Kostrad Letkol Ckm dr Ayiq Mahmud Sp OT K Spine, dikembalikan ke kesatuan Kostrad. Kepulangan dari tempat tugas itu, disambut upacara purna tugas, di Dermaga Mirah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, pada Selasa (16/3/21) pagi.
Upacara ini dikomandoi langsung Mayjend TNI Tri Yuniarto SAP MSi MTr Han selaku Pangdivif 2 Kostrad. Mayjend TNI Tri juga menjadi inspektur upacara menyampaikan terima kasih, penghargaan yang setinggi-tingginya, atas hasil pelaksanaan tugas dan pengabdian Satgas Penanggulangan Bencana Alam ini.
“Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, telah memberikan arahan untuk membantu penanganan korban gempa, dengan mendirikan rumah sakit lapangan yang dimiliki Satuan Yonkes 2 Kostrad di sekitar lokasi gempa,” ujarnya.
“Dengan fasilitas yang sangat memadai seperti Emergency Room, ICU Room, OT (Operating Theater) Room, CSSD Room, Laboratory Room, Imagery Room, Ward Female & Ward Male, Admin & Contulasion Room, Doter & Nuse Room serta Medical Store & Farmasi,” timpalnya jenderal bintang dua ini.
Tercatat Satgas Penanggulangan Bencana Alam Yonkes 2 Kostrad, telah berhasil memberikan perawatan medis kepada ribuah korban bencana alam di Mamuju.
“Total 2.789 pasien yang telah diberikan bantuan dan pertolongan. Terbagi beberapa macam kasus kesehatan. Pasien rawat inap sebanyak 91 pasien; pasien rawat jalan 2.596 pasien. Ditambah pasien operasi 102 pasien. Dengan 303 pasien didominasi penderita ISPA,” terang Mayjend TNI Tri.
Keterlibatan Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad, khususnya Satuan Yonkes 2 Kostrad ke Mamuju Sulawesi Barat, merupakan wujud bakti TNI kepada rakyat. “Selain itu juga merupakan bentuk keseriusan TNI AD dalam membantu Pemerintah, khususnya dalam hal penanggulangan bencana alam,” timbangnya.
“Bapak Kasad ketika mengiringi pemberangkatan kalian juga menyampaikan beberapa pesan. Bahwa beliau dan Angkatan Darat bangga terhadap rekan-rekan sekalian, tugas rekan-rekan sekalian bukan hanya tugas untuk Angkatan Darat, tapi tugas untuk saudara-saudara kita di Sulawesi Barat yang memang sangat membutuhkan,” cetusnya.
Mayjend TNI Tri kembali mengucapkan selamat kembali ke satuan dan selamat bertemu kembali dengan keluarga.
“Kalian berangkat dengan penuh kehormatan dan kembali dengan penuh kebanggaan. Semoga setiap tetesan keringat dan Dharma Bhakti yang telah kalian sumbangkan, diterima dan dicatat sebagai amal sholeh oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tukas Pangdivif 2 Kostrad. (red/rel)



