- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Anggarkan Rp13 Miliar, Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap
KAYUAGUNG, SIMBUR – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memastikan perbaikan kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Cengal dan beberapa titik lainnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kabupaten OKI, Ir H Hafidz MM mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran berkisar Rp13 miliar untuk perbaikan ruas jalan tersebut.
“Kami sedang proses lelang untuk penunjukan penyedianya. Diawal April mudah-mudahan sudah bisa pengerjaan,” ungkap Hafidz, Kamis, (11/3).
Hafidz menerangkan, pihaknya sudah memantau potensi kerusakan jalan di wilayah ini terutama beberapa titik di ruas Talang Jaya-Cengal. Sebelumnya pada 2020, ungkap Hafidz, pihaknya sudah melakukan perbaikan di ruas ini berkisar 1,3 km.
“Memang ruas jalannya panjang sehingga membutuhkan dana besar untuk peningkatan hingga cor beton. Karena keterbatasan anggaran, dibangun bertahap. Tahun lalu sudah dilakukan perbaikan sekitar Rp1,3 km,” ungkapnya.
Hafidz menyebut pembangunan infrastruktur tahun 2021 memang masih difokuskan pada jalan yang kondisinya rusak. “Setiap tahun kami selalu memfokuskan di beberapa titik di dua kecamatan tersebut karena kondisi jalan sangat parah,” katanya.
Dengan kondisi jalan yang sebagian besar masih berupa tanah merah, pihaknya akan secara bertahap melakukan pengerasan dan pembangunan cor beton. “Khususnya di ruas Kecamatan Sungai Menang sampai Cengal juga Tulung Selapan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Hafidz menerangkan, tingginya biaya pembangunan jalan dengan kontruksi cor beton. “Karena anggaran pengecoran per kilometer bisa memakan dana hingga Rp5 miliar. Jadi untuk tahun ini akan ditarget lebih dulu sepanjang 30 km,” ungkapnya.
Selain itu, anggaran kontruksi tahun ini, jelas Hafidz, sebagian lagi digunakan untuk pemeliharaan dan perawatan jalan kabupaten yang panjangnya mencapai 500 km. “Beberapa titik perawatan jalan di Kecamatan Mesuji, Lempuing, Lempuing Jaya dan lainnya yang diperkirakan pengerjaan di bulan April mendatang,” tutupnya. (wom)



