- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Banyak Santri Terima Beasiswa Kuliah Luar Negeri
OGAN ILIR, SIMBUR – Demi membangun generasi unggul dan bertakwa, bukan hanya slogan semata di Kabupaten Muba. Sejak mulai menahkodai Kabupaten Muba, Bupati Dr Dodi Reza Alex, banyak menginisiasi program yang mengedepankan umat atau generasi unggul dan bertakwa.
Ini dapat dilihat dari realisasi program Pemkab Muba, diantaranya tahun 2018 lalu, Dodi Reza yang dinobatkan sebagai Bapak Santri Sumsel, telah merealiasikan pendirian Pondok Pesantren (Ponpes) Salamun Aitam, khusus dhuafa dan yatim piatu secara gratis. Semua kebutuhan santri dan kebutuhan belajar mengajar ditanggung Pemkab Muba.
“Selanjutnya di tahun 2019 Pemkab Muba merealisasikan, bantuan pengembangan pesantren di Muba sebesar Rp 5 milyar dan Rp 10 milyar, pada anggaran tahun 2021. Kemudian di tahun 2021 ini juga, kami berencana mendirikan Pondok Pesantren cabang Gontor di Kecamatan Keluang Kabupaten Muba, dan telah menyiapkan hibah lahan seluas 30 Hektar,” ungkap Dodi Reza.
Sembari memberikan kuliah umum, Dodi juga melakukan pelepasan Mahasantri Penerima Beasiswa Kuliah di Universitas Luar Negeri. Dari Program Mujahadah Pembibitan Kader Ulama Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir di aula Ponpes Al – Ittifaqiah, Senin (8/3/21).
Program beasiswa Universitas luar negeri yang didapat para santri tersebut, yakni International University Of Africa, Khortoum Sudan; Yarmouk University Yordania; Universitas Islam Madina; Universitas Of Debrecen Hungaria; Universitas di Maroko, Universitas di Maroko, Universitas di Yordania, Universitas di Istanbul Turki; Universitas di Tunisia, serta Universitas Al Azhar Cairo Mesir dan masih banyak lagi.
Acara ini dihadiri pula Kepala Bappeda Drs Iskandar Syahrianto MSi; Kadisdikbud Musni Wijaya SSos MSi; Kadinsos Drs Ahmad Nasuhi SH MM; Kadinkominfo Herryandi Sinulingga AP, dan Kabag Kesra Opi Palopi MA.
Selain itu, Pemkab Muba juga konsen dengan aksi kemanusiaan, berupa dukungan penanganan bencana. Diantaranya kepedulian terhadap Palestina, dengan mengumpulkan donasi mencapai Rp 1 Miliar lebih.
“Hasil donasi ini direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan di Palestina. Kemudian baru-baru ini kita juga menyalurkan donasi korban bencana gempa di Sigi dan Sulawesi Barat,” ungkap Doni selaku Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel ini.
Bahwa semua yang dilakukannya, semata untuk mengajak dan lebih menggerakkan warga masyarakat serta generasi muda di Muba, lebih peka dan membangun mental diri yang bertakwa.
“Targetnya, dimana pada tahun 2022 di Muba terwujudnya kondisi masyarakat yang sejahtera. Melalui terciptanya pemerintahan yang bersih, peningkatan perekonomian rakyat, peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas SDM yang prima, dan peningkatan pendapatan daerah yang optimal,” urainya.
Pimpinan Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir, Drs KH Mudrik Qori MA, mengapresiasi kepemimpinan Bupati Dodi Reza yang sangat konsen dan prioritas, dalam merealisasikan program membangun umat dan generasi muda yang unggul serta bertakwa.
“Sosok kepala daerah yang tidak hanya gencar, dalam percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi membangun generasi umat yang unggul, serta bertakwa menjadi penyeimbang program diterapkan,” cetusnya.
KH Mudrik menegaskan, ia berharap santri di Ponpes Al-Ittifaqiah mencontoh Bupati Dodi Reza, ketika nantinya dalam menjalankan amanah memimpin suatu daerah. “Pak Bupati Muba Dodi Reza selain sukses memimpin daerah, juga menjadi panutan generasi bangsa,” harapnya. (red/rel)



