- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satu Media Massa, Satu Perusahaan Pers
LAHAT, SIMBUR – Seyogyanya Pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan media online yang memiliki badan hukum, yakni Perseroan Terbatas (PT) khusus pers. Dengan syarat, telah mengantongi sertifikat UKW Utama. Sebab media ini, yang bisa dipertangung jawabkan, dari segi hukumnya, begitu ditegaskan Jon Heri, selaku Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Sumsel.
“Satu media satu perusahaan, bukan satu perusahaan digunakan dua atau lebih media online,” cetus Jon Heri saat menyampaikan kata sambutan Pelantikan kepengurusan SMSI Lahat yang diketuai Dafri, Senin (8/3/2021).
Jon Heri berharap kepada Pemerinah, bisa bekerjasama dengan media online yang memiliki PT. Jika, pemerintah masih menjalin kerjasama dengan media online tanpa PT artinya, pemda bekerjasama dengan media abal-abal.
“Media anggota SMSI, seluruhnya sudah berbadan hukum (PT), jadi tidak usah ragu menjalin kerjasama mempublikasi program kegiatan pemerintah,” tegas kembali Jon Heri, dalam acara pelantikan SMSI Lahat, yang dihadiri Bupati Lahat Cik Ujang dan Forkompinda, Ketua SMSI kota dan Kabupaten se – Sumsel.
Anggota SMSI Sumsel sendiri baru ada 120 – an perusahaan media online, ada 50 persen yang belum terverifikasi faktual. Namun, kedepan terus melengkapi syarat yang diminta dewan pers. “SMSI akan memback up publikasi pemerintah, namun demikian kita juga harus mengkritik yang sifatnya membangun,” ungkapnya.
Ditambahkan Jon Heri, SMSI memiliki program ekonomi kreatif (Enkfrat) UMK. Jadi, sekelompok pelaku usaha media online ini, memback up promosi UMKM secara gratis. Karena ini, sebagai wujud kepedulian SMSI terhadap UKM. “Publikasi promosi ukm gratis, kami cuma butuh klik saja,” ujar Jon Heri.
Bupati Lahat Cik Ujang sendiri mengatakan, ia mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan SMSI Lahat periode 2021-2024. Semoga kedepannya SMSI Lahat bisa bersinergi dengan pemerintah. “Semoga kepengurusan SMSI yang baru saja dilantik, oleh Ketua SMSI Sumsel dapat bersinergi dengan pemerintah dengan baik,” harap Cik Ujang.
Cik Ujang melanjutkan, ia siap dikritik, tapi kritikan itu sifatnya membangun. “Saya siap dikritik, karna kritikan itu bagian dari pengawasan sosial, tapi sifatnya membangun, bukan untuk menjatuhkan,” timbang Cik Ujang. (red)



