- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jaga Zero Conflict, Gandeng BAIS TNI
JAKARTA, SIMBUR – Sejak tiga tahun ini, di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Zero Konflik tetap terjaga di Kabupaten Muba. Hal ini tidak terlepas dari komitmen Bupati Muba Dodi Reza, yang selalu meddeteksi dini hingga meminimalisir potensi konflik.
Demi menjaga keselarasan ini, sejak tahun 2020 lalu Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, telah menjajaki komunikasi dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS), untuk lebih mengoptimalkan Deteksi Dini dan Cegah Dini serta mengamankan objek vital di Bumi Serasan Sekate.
“Secara resmi hari ini Pemkab Muba bersama BAIS TNI melakukan Perjanjian Kerjasama. Rencananya Februari nanti ASN hingga Camat di Muba akan dilatih langsung pada Pusdiklat Satinduk BAIS TNI di Cilendek Bogor,” ungkap Dodi Reza di Kantor BAIS TNI Kalibata Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan BAIS dalam rangka Pengusatan Optimasi Sumber Daya Pemkab
Hadir dalam kegiatan ini Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Yudi Herzandi SH MH; Kepala Badan Kesbangpol H Soleh Naim Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP; Kabag Kerjasama Muba Dicky Meiriando SSTP MH; Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Muba Rangga Perdana Putra SSTP.
Pelatihan ini harapannya semua aparatur Pemkab Muba wajib sifatnya, mengetahui lebih cepat dan mencegah lebih cepat juga, jika terjadi kondisi yang bakal terjadi konflik di masyarakat. “Sehingga penanganan permasalahan yang akan terjadi baik itu bencana alam maupun non alam lebih cepat ditanggapi atau diminimalisir,” pintanya Senin (18/1/2021).
Kerjasama dengan BAIS TNI, dilakukan secara menyeluruh dan menyesuaikan kebutuhan Pemkab Muba. “Kerjasama nantinya juga bisa di implementasikan untuk kebutuhan screening calon Kades, dimana kita bisa minta bantuan BAIS atau kita butuh memberikan Diklat Dasar tentang intelijen,” tuturnya.
Dodi merinci, direncanakan untuk tahun 2021 ini akan ada 2 angkatan pelatihan dan tiap angkatan sebanyak 40 peserta terpilih, untuk unsur pesertanya terdiri dari Camat, Kasi Trantib, Lurah, dan utusan dari beberapa OPD. “Insya Allah pertengahan Februari 2021 kegiatan pelatihan sudah dapat kita laksanakan sepanjang kondisi pandemi COVID-19 sudah stabil,” bebernya.
Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto selaku Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mengapresiasi upaya Bupati Muba Dr Dodi Reza, dalam upaya menjaga keamanan dan ketentraman wilayah di Muba.
“Melalui kerja sama ini keamanan objek vital serta deteksi dini di Muba akan lebih maksimal lagi. Karena sumber daya di Muba akan dibekali kemampuan yang baik dan benar dalam mencegah dan menangani konflik,” ungkap dia.
Letjen TNI Joni berkeyakinan, Indonesia akan semakin kondusif dengan adanya komitmen yang kuat dari Kepala Daerah seperti Bupati Muba Dodi Reza untuk menjaga ketentraman dan keamanan wilayah. “Semoga Indonesia semakin kondusif, dan daerah lainnya di Indonesia punya komitmen tinggi seperti Muba untuk menjaga keamanan daerah,” tandasnya. (red/rel)



