- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Vaksin Diberikan Gratis untuk Masyarakat
PALEMBANG, SIMBUR – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, melakukan pemantauan langsung, proses vaksinasi yang dilakukan terhadap Tenaga Medis (Nakes). Salah satunya di Puskesmas Merdeka di Jalan Merdeka kota Palembang, Senin 18 Januari 2021.
Sebanyak 9 Nakes terdata pada hari ini, telah mengikuti proses vaksinasi dengan tiap tahap, dari pengisian data, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi mengenai pemberian vaksin, penyuntikan hingga proses observasi serta pencetakan sertifikat.
Siti Zainurah salah satu nakes bekerja di RSMH Palembang yang divaksin mengungkapkan, bahwa tidak ada rasa takut yang dirasakannya selama proses vaksinasi itu sendiri.
“Nakes Tenaga Farmasi, saya akan lebih takut kepada Penyebaran Covid-19 yang saat masih dalam masa pandemi. Penting itu kita inginkan sehat, malah yang kita takutkan pada covid-19 nya. Untuk vaksinasi tahap kedua Tanggal 1 Febuari, dan pemberitahuaannya nanti via SMS,” kata Siti.
Fitrianti Agustinda sendiri menegaskan bahwa dirinya sengaja mengunjungi Puskesmas Merdeka, untuk melihat langsung proses vaksinasi yang dilakukan oleh Puskesmas Merdeka kepada Tenaga Medis.
“Karena tahap awal atau tahap pertama di bulan Januari hingga April ini, diprioritaske kepada tenaga medis yang bekerja dalam lingkup pelayanan kesehatan dan tenaga non medis, yang bekerja dalam lingkup kesehatan,” kata Fitri.
Sudah ada sembilan orang, yang telah melakukan vaksinasi di Puskesmas Merdeka. “Alhamdulillah telah berjalan dengan lancar dan baik. Sebanyak 23 ribu vaksin yang telah diberikan, secara bertahap untuk kota Palembang dengan total sebanyak 29 ribu vaksin,” cetusnya.
“Saya juga menyampaikan kepada masyarakat, bahwa vaksin ini diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Kalau ada informasi, bahwa ada biaya untuk vaksinasi ini tidaklah benar, karena vaksi Sinovac ini diberikan secara gratis,” tegas.
Fitri juga berharap masyarkat untuk tidak merasa takut terkait proses vaksinasi ini. “Masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas, karena vaksin yang diberikan ini aman, bahkan sudah mendapatkan izin dari BPPOM,” imbaunya.
Saat ini Fitri, masih menunggu proses pemanggilan guna penyuntikan vaksinasi yang rencana dilaksanakan pada bulan April mendatang. “Saya juga sedang menunggu, InsyaAllah kalau tidak salah di bulan April. Saat ini ada vaksin yang diberikan maka kita bersyukur, paling tidak dengan vaksin ini daya tahan tubuh kita tidak mudah tertular virus Covid-19,” tukasnya. (kbs)



