Siap Alih Fungsi Rusunawa Jadi Rumah Sehat

SEKAYU, SIMBUR – Tidak bisa kita pungkiri Indonesia masih berkabut dalam keadaan yang cukup memprihatinkan yaitu tentang kelonjakan kasus dari Covid-19. Begitu juga dengan kondisi di Kabupaten Muba. Setiap minggu ada penambahan jumlah pasien yang terpapar Covid-19. Melihat kondisi tersebut Pemkab Muba siapĀ  melakukan alih fungsi Rusunawa sebagai persiapan untuk dijadikan rumah sehat bagi pasien yang terpapar Covid-19.

Pada kesempatan peninjauan Rusunawa, Minggu (27/9) Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan, dipersiapkan gedung sehat yang bertempat di Rusunawa di Sekayu untuk jaga-jaga ketika kasus Covid-19 di Muba mengalami pelonjakan. Pemkab sudah punya tempat untuk di jadikan gedung sehat bagi yang terkonfirmasi Covid-19. Hari ini dilakukan peninjauan di Rusunawa untuk memastikan ketersedian tempat tidur dan lokasi penampungan bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 nantinya.

Untuk daya tampung di Rusunawa mempunyai 34 kamar dengan 132 tempat tidur. Rusunawa dijadikan pilihan sebagai gedung sehat dikarenakan tempat nya aman dan jauh dari tempat pemukiman di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Muba. “Di samping melaksanakan sosialisasi kami harus dapat menyiapkan fasilitas untuk menampung manakala nantinya ada pelonjakan. Adapun fasilitas yang ada sudah Rusunawa ini sudah mencapai 75 persen mulai dari listrik, air dan juga ketersediaan tempat tidur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr H Azmi Dariusmansyah MARS membenarkan apa telah diucapkan oleh Sekda Muba, Rusunawa ini akan dijadikan gedung sehatĀ  sebagai antisipasi jika terjadi pelonjakan. Untuk kondisi saat ini gedung sehat dan RS Sekayu masih bisa melayani terhadap kasus Covid-19.

“Tetapi kami harus menyiapkan satu tempat lagi untuk digunakan sebagai gedung sehat, tempat isolasi mandiri bagi yang terkonfirmasi Covid-19. Alhamdulillah Pemkab Muba telah memfasilitasi segala kebutuhan untuk gedung sehat ini seperti kipas angin dan peralatan olahraga,” pungkasnya.

Sementara itu, setelah dua hari berturut-turut konfirmasi Covid-19 bertambah signifikan, akhirnya Minggu (27/9) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengonfirmasi nihilnya penambahan kasus. Kabar baiknya tercatat ada penambahan 4 kasus sembuh.

“Nihil terkonfirmasi dan penambahan 4 kasus sembuh sehingga total kasus sembuh di Muba menjadi 108 kasus,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP.

Kadin Kominfo Muba ini merinci adapun penambahan 4 kasus sembuh yakni diantaranya kasus 112 perempuan usia 23 tahun Kelurahan Serasan Jaya dirawat RSUD Sekayu, kasus 113 laki-laki usia 14 tahun Kelurahan Serasan Jaya dirawat RSUD Sekayu.

“Kasus 114 laki-laki usia 43 tahun Kelurahan Serasan Jaya dirawat RSUD Sekayu, dan kasus 115 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Serasan Jaya dirawat RSUD Sekayu,” terangnya.

Lingga menambahkan, adapun total kasus konfirmasi hingga 27 September 2020 yakni terdata 176 kasus, kasus meninggal dunia 10 orang, dan kasus sembuh 108 orang. “Yang masih dirawat ada sebanyak 58 orang,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba 27 September 2020 tercatat ada sebanyak 402 ODP 5 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 148 PDP 6 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.(red/rel)