Komik sebagai Testimoni Gerakan Feminis, Undang Kreativitas Seniman Grafis

PALEMBANG, SIMBUR – Pusat kebudayaan Jerman Goethe Institut mengundang seniman grafis perorangan atau seniman grafis yang berkolaborasi dengan penulis/pengarang/penyusun skenario sebagai satu kelompok untuk mengajukan proposal pembuatan komik baru mengenai gerakan dan aktivis feminis indigenous dari kawasan Selatan Global (Asia, Afrika,
Amerika Latin, dan Oseania).

Karya maksimal sepuluh cerita terpilih dalam proyek bertajuk “Movements and Moments – Feminist Generations” ini akan dipublikasikan dalam sebuah antologi komik pada 2021. Pelamar harus berasal dari kawasan Selatan Global atau bertempat tinggal setidaknya dua tahun di kawasan itu, serta memiliki kemampuan bahasa Inggris tingkat dasar. Selain itu, pelamar mempunyai setidaknya lima karya komik yang sudah terbit atau pun karya atau monograf di bidang sosiologi/politik/feminisme/penelitian/sastra dalam bentuk cetak dan online (termasuk media sosial). Pengajuan proposal dimulai
sejak 15 Juli 2020. Tenggat pengajuan proposal ialah 31 Agustus 2020 pada pukul 23:59 WIB.

“Goethe-Institut mencari proposal yang menyajikan kisah biografi aktivis terkemuka atau narasi suatu gerakan secara keseluruhan. Kami juga menyambut proposal yang dapat dipahami masyarakat luas dengan menggunakan komik sebagai alat untuk testimoni, pendidikan, dan aktivisme,” ujar Maya, pimpinan proyek “Movements and Moments – Feminist Generations” dan Koordinator Program Budaya Goethe-Institut Jakarta.

Proyek “Movements and Moments – Feminist Generations” yang diprakarsai Goethe-Institut Jakarta ini didasari sedikitnya informasi mengenai gerakan feminisme dan aktivisnya di kawasan Selatan Global yang dimuat di basis data pengetahuan besar seperti Wikipedia. Di daerah asal masing-masing pun, para aktivis feminis tersebut beserta gerakan mereka seringkali tidak diarsipkan dengan memadai karena keterbatasan sumber daya atau karena tuntutan mereka tidak menjadi tema pembicaraan.

Proyek ini bertujuan mengangkat kisah, aktivisme, dan para pelaku yang kurang terekspos ini dengan menyajikan kisah hidup mereka dalam bentuk komik yang mudah dipahami. Dengan menekankan perspektif feminis indigenous, yang sering berkaitan dengan pergulatan dekolonial dan pendekatan emansipatoris terhadap cara hidup lestari, proyek ini ingin menyoroti salah satu aspek protes feminis yang luput dari perhatian.

Selain itu, proyek ini juga bermaksud menggali bagaimana caranya agar perjuangan yang acap kali terabaikan ini dapat menjadi pembanding bagi gerakan feminis di seluruh dunia. Dengan menerbitkan kisah-kisah dari berbagai benua ini dan menempatkan semuanya dalam dialog, Goethe-Institut berharap dapat membangkitkan minat untuk mengarsipkan dan memediasi upaya-upaya feminis non-Barat.(red/rel)

Syarat-syarat keikutsertaan:
− Pelamar bisa satu orang atau kelompok dua orang dengan satu penggambar
dan satu penulis/pengarang/penyusun skenario.
− Pelamar bertempat tinggal setidaknya dua tahun di kawasan Selatan Global
atau berasal dari kawasan Selatan Global. Kemampuan bahasa Inggris tingkat
dasar diwajibkan untuk calon peserta tunggal atau setidaknya untuk satu
orang pada kelompok dua orang.
− Pelamar mempunyai setidaknya lima karya komik yang sudah terbit atau pun
karya atau monograf di bidang sosiologi/politik/feminisme/penelitian/sastra
dalam bentuk cetak dan online (termasuk media sosial).
− Prioritas diberikan kepada calon peserta yang mengidentifikasi diri sebagai
perempuan atau non-biner.
− Kami menyambut pengajuan yang mengangkat pengalaman dan kisah yang
dikecualikan dari pembahasan feminisme indigenous lainnya, misalnya kisah
penyandang disabilitas, penyandang gangguan mental, transgender, dsb.
− Pelamar belum pernah berpartisipasi dalam program sastra/antologi lain
yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut.

Cara melamar
Harap kirimkan materi berikut dalam bahasa Inggris dan dalam format PDF, dengan total kurang dari 10 MB ke maya.maya@goethe.de dengan baris subjek email “Movements and Moments: [Nama peserta]”:
− Proposal maks. 3 halaman yang menjelaskan ide awal/topik riset
potensial/tokoh/komunitas yang ingin Anda sajikan (maks. 500 kata, termasuk diagram/plot/catatan/gambar/sketsa). Kami tidak menerima proyek yang sudah ada/tuntas.
− Konfirmasi bahwa materi yang diajukan belum pernah diterbitkan dan akan diproduksi khusus untuk panggilan ini.
− Portofolio berisi sampai dengan lima karya relevan berikut tautan (jika diterbitkan online). Jika karya Anda berupa kolaborasi, harap sebutkan peran Anda.
− Riwayat hidup singkat yang informatif. Harap perhatikan bahwa kami hanya dapat menerima lamaran digital berhubung para
anggota juri kami berada di berbagai penjuru dunia.

Seleksi
Aplikasi akan diseleksi oleh juri yang beranggotakan Urvashi Butalia (direktur Zubaan, penulis dan aktivis feminis – Delhi), Sonja Eismann (pendiri Missy Magazine, penulis dan periset feminis – Berlin), Maya (koordinator program budaya Goethe-Institut Indonesia – Jakarta), Auá Mendes(desainer grafis, ilustrator, seniman grafiti, penampil, dan aktivis indigenous – Manaus/Belém) dan Johann Ulrich (kepala penerbit avant- verlag di Berlin).

Apa yang Kamu Dapatkan? 
Goethe-Institut akan menanggung:
− Imbalan sebesar €1.500
− Tunjangan dukungan riset dan produksi sampai dengan €1.000. Ini mencakup semua pengeluaran untuk keperluan peralatan, dokumentasi, mitra/asisten riset lokal/di tempat, sumber daya, perjalanan. Tunjangan ini hanya dapat
diperoleh dengan mengajukan proposal anggaran untuk disetujui.
− Contoh komik yang sudah terbit.
− Biaya pesawat, penginapan, transfer bandara, tunjangan makan, dan biaya
visa untuk setiap acara atas undangan Goethe-Institut (hanya jika penerbangan internasional dimungkinkan selama berlangsungnya proyek).
Goethe-Institut akan menanggung semua biaya produksi dan penerbitan, baik untuk versi cetak dalam bahasa Inggris dan bahasa Jerman maupun versi online komik.
Untuk keperluan presentasi dan promosi proyek, para seniman terpilih akan diminta
untuk menyediakan karya asli berikut seluruh dokumen dan informasi lain yang diperlukan, serta waktu untuk melakukan wawancara dan presentasi sesuai kesepakatan.