- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 2.078, Transmisi Virus Masih Bisa Menularkan 1-2 Orang
# Kasus Aktif 930, Kasus Selesai 1.148 Orang
# Pasien Sembuh 1.051, Meninggal 97 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang diimbau tetap waspada dan terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat memasuki tatanan kehidupan normal baru. Hal itu dikarenakan penularan virus Corona masih cukup tinggi sehingga berpotensi dapat meningkatkan kembali jumlah kasus.
“Menyongsong New Normal, tetap protokol kesehatan harus disiplin dalam melaksanakannya. Karena transmisi virus (reproduction number/Rt) masih di angka 1,02. Artinya, satu orang masih bisa menularkan kepada satu sampai dua orang,” ungkap Dr Iche Andriyani Liberty SKM MKes, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, saat video conference, Rabu (1/7).
Saat PSBB, lanjut Iche, tim gugus tugas sudah melakukan survei terhadap 2.071 responden di Sumsel. “Memang terjadi penurunan. Satu orang akan bertemu enam orang rata rata per hari selain anggota keluarga. Setelah PSBB belum, karena mobilitas penduduk meningkat. Jadi kami sulit melakukan survei,” jelasnya.
Terkait penentuan zona, Iche kembali menjelaskan itu berdasarkan skor dari 15 indikator yang dinilai dari 3 domain, yaitu epidemiologi, survaillance, dan kesehatan masyarakat. “Dalam mem-publish data, tim gugus tugas daerah harus menyesuaikan dengan data tim gugus tugas pusat,” terangnya.
Mengenai usulan penerapan PSBB kembali, lanjut dia, akan melihat perkembangan data yang bersifat dinamis. “Tergantung pergerakan data dari 15 indikator dan 3 domain tadi. Maka akan kami kaji lagi sambil menunggu kebijakan pusat dan daerah setempat. Kami hanya memberikan rekomendasi,” ungkapnya.
Iche memaparkan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 2.078 orang. Ada penambahan 29 kasus baru pada Rabu, 1 Juli 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 1 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 29 orang,” ungkapnya.
Penambahan itu, lanjut Iche, berasal dari Palembang 22 orang, Muara Enim 2 orang, Pagaralam 1 orang, Lubuklinggau 1 orang, Pali 2 orang, dan Banyuasin 1 orang. “Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 2.078 orang,” terangnya.
Menurut Iche, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 1.148 orang (97 kasus meninggal ditambah 1.051 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 930 orang,” terangnya.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 8.619 orang, selesai dalam pantauan 6.879 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.740 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 978 orang. Sebanyak 660 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 318 orang.
Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.051 orang. Ada penambahan kasus sembuh 19 orang. Sementara, kasus pasien meninggal 97 orang. Ada penambahan kasus meninggal 7 orang dari Palembang. (kbs)



