Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sumsel 1.839 Orang, Lima Daerah Zona Hijau Tak Dijamin Bebas Risiko

#Kasus Aktif 986, Kasus Selesai 853 Orang

# Pasien Sembuh 779, Meninggal 74 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Lima daerah di Provinsi Sumatera Selatan kembali dinyatakan sebagai zona hijau Covid-19. Hal itu diungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel.

Menurut Yusri, daerah yang mungkin tadinya zona merah tapi kembali jadi hijau itu ada lima kabupaten/kota. “Lahat, OKU, Prabumulih, Pagaralam, dan Musi Rawas Utara. Ada lima kabupaten yang saat ini kasusnya sudah nol. Artinya orang yang sakit sudah tidak ada lagi sehingga di peta provinsi daerah tersebut warnanya hijau,” ungkap Yusri, saat video conference, Senin (22/6).

Pada prinsipnya, lanjut Yusri, aktivitas di daerah zona hijau sudah dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. “Ada juga harus menunggu instruksi lebih lanjut dari dinas terkait, seperti sekolah buka harus menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Meski demikian, tambah Yusri, gugus tugas provinsi tidak menjamin daerah yang dinyatakan zona hijau itu tidak berisiko jika kembali terjadi penularan Covid-19. “Kami tidak menjamin apakah derah zona hijau tidak ada yang positif. Daerah hijau tetap berisiko karena menerima tamu atau orang dari luar daerah. Bagaimana menghindari risiko dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Dipaparkan Yusri, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.839 orang. Ada penambahan 60 kasus baru pada Senin, 22 Juni 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 22 Juni 2020 mengalami penambahan sebanyak 60 orang,” ungkap Yusri.

Penambahan itu, lanjut Yusri, berasal dari Palembang 51 orang, Muara Enim 3 orang, Banyuasin 4 orang, dan Pali 1 orang, dan Prabumulih 1 orang. “Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.839 orang,” terangnya.

Menurut Yusri, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 853 (74 kasus meninggal ditambah 779 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 986 orang,” terangnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 7.949 orang, selesai dalam pantauan 6.400 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.549 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 851 orang. Sebanyak 423 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 428 orang.

Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 779 orang. Ada penambahan kasus sembuh 25 orang. “Terdiri dari Banyuasin 7 orang, Pali 1 orang, Muba 3 orang, Ogan Ilir 7 orang, dan Palembang 7 orang,” urainya seraya menambahkan, kasus pasien meninggal 74 orang. “Ada penambahan 4 kasus meninggal. dari Palembang 3 orang dan Banyuasin 1 orang,” tandasnya.(kbs)