- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Pasien Positif Covid-19 di Sumsel 1.541 Orang, Kota Prabumulih Zona Hijau
# Kasus Aktif 735, Sembuh 705 dan Meninggal 61 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Kota Prabumulih berhasil keluar dari zona merah dan menyandang predikat zona hijau Covid-19. Pasalnya, semua pasien positif dari kota tersebut telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.
“Prabumulih nol kasusnya. Sudah sembuh semua. Sudah tidak ada lagi kasus yang positif. Prabumulih kalau sudah sembuh semua, warna hijau,” ungkap Yusri, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, saat video conference, Rabu (17/6).
Yusri menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.541 orang. Ada penambahan 43 kasus baru pada Rabu,17 Juni 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 17 Juni 2020 mengalami penambahan sebanyak 43 orang,” jelasnya.
Penambahan itu, lanjut Yusri, berasal dari Palembang 28 orang, Muara Enim 2 orang, Banyuasin 8 orang, Lubuklinggau 5 orang. “Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.541 orang,” terang Yusri.
Menurut Yusri, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 766 (61 kasus meninggal ditambah 705 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil bisa sembuh atau tidak sebanyak 735 orang,” terangnya.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 7.702 orang, selesai dalam pantauan 5.973 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.729 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 825 orang. Sebanyak 327 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 498 orang.
Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 705 orang. Ada penambahan kasus sembuh 35 orang. “Terdiri dari Palembang 24 orang, Lubuklinggau 3 orang, Banyuasin 1 orang, Prabumulih 1 orang, Musi Banyuasin 3 orang, dan Musi Rawas 3 orang,” urainya sembari menambahkan, kasus pasien meninggal 61 orang. Ada penambahan 4 kasus meninggal. “Semuanya berasal dari Palembang,” paparnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr Happy Tedjo membenarkan bahwa sudah tidak ada lagi kasus positif di Prabumulih. Akan tetapi, dia mempertanyakan batasan zona hijau yang dimaksud untuk menyatakan daerah yang zero Covid-19.
“Saya belum tahu zona hijau itu bagaimana. Siapa yang menentukan? Nanti saya salah lagi. Kalau pak Wali Kota senang sekali zona hijau, zona hijau. Habis yang positif. Sembuh semua. Kami juga tetap melakukan tracing ke pasar-pasar. Tracing yang dilakukan secara masif itu belum diterjemahkan secara teknis berapa persen yang harus di-tracing,” ungkap Happy Tedjo kepada Simbur.
Dia menambahkan, setelah bebas Covid-19, Prabumulih akan memulai aktivitas pada kehidupan normal dengan semangat baru. “Jangan cemas. Tambah semangat dengan imunitas meningkat. New itu bukan berarti bebas tapi tetap jaga jarak, cuci tangan,” terangnya.
New normal, lanjut dia, harus dilakukan dengan tetap menjaga kedisiplinan warga yang dilatih selama PSBB. “Kami terus sosialisasi jangan sampai keliru rasa. Mulai pasar diperiksa dan diberikan penyuluhan. PSBB bebas, Prabumulih langsung semprot massal,” terangnya.
Yang jelas, kata Happy Tedjo, pemulihan ekonomi, masjid pun sudah buka. Hanya saya, yang belum dibuka itu sekolah karena menunggu aturan dari dari pusat dan provinsi. “Mudah-mudahan dapat dipertahankan jangan lengah lagi,” tandasnya.(kbs)



