- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bertambah 70, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sumsel 1.396 dengan Kasus Aktif 705
#Closed Cases: Sembuh 636 dan Meninggal 55 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.396 orang. Ada penambahan 70 kasus baru. Hal itu diungkap dr Nur Purwoko, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel.
“Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 14 Juni 2020 mengalami penambahan sebanyak 70 orang,” ungkap Nur Purwoko saat video conference, Minggu (14/6).
Kasus positif baru, lanjut Purwoko, berasal dari Muara Enim 1 orang, Banyuasin 3 orang, dan OKI 2 orang. Kemudian, OKU Timur 1 orang dan Musi Bayuasin 2 orang. Selanjutnya, Palembang 59 orang, Ogan Ilir 1 orang, dan Pali 1 orang. “Sehingga total kasus positif menjadi 1.396 orang,” paparnya.
Menurut Purwoko, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 691 yakni kasus yang meninggal 55 orang dan yang sembuh 636 orang. “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil bisa sembuh atau tidak sebanyak 705 orang,” terangnya.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 7.491 orang, selesai dalam pantauan 5.654 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.837 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 787 orang. Sebanyak 293 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 494 orang.
Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 636 orang. Ada penambahan kasus sembuh 53 orang. “Terdiri dari OKU Timur 1 orang, Empat Lawang 1 orang, Banyuasin 3 orang, Lubuklinggau 16 orang, Palembang 17 orang, OKI 1 orang, Musi Rawas 11 orang dan OKU 3 orang,” urainya.
Sementara, kasus pasien meninggal 55 orang. Ada penambahan kasus meninggal ada 4 orang. “Terdiri dari Palembang 2 orang, OKI 1 orang, dan Ogan Ilir 1 orang,” paparnya.
Purwoko menambahkan, sebagaimana diketahui, mencegah penyebaran penyakit ini kuncinya tetap mematuhi protokol kesehatan. “Karena hal itu yang dapat mengurangi potensi penularan Covid-19 di masyarakat,” jelasnya.
Terkait meningkatnya kasus, lanjut Purwoko, berarti pemeriksaan di BBLK Palembang sudah meningkat. “Dalam sehari BBLK bisa mengerjakan 500-800 sampel. Itu berkat adanya penambahan alat PCR bantuan dari Gubernur Sumsel. Meski demikian jumlah sampel masih banyak masuk ke BBLK,” tandasnya.(kbs)



