- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Siswa di Palembang Libur Tiga Hari akibat Kabut Asap
PALEMBANG, SIMBUR –Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan siswa SD dan SMP selama tiga hari, (23—25/9). Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari dampak ISPA bagi siswa akibat kabut asap yang kian pekat. Hal itu diketahui dari edaran dan pesan singkat yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto. “Ya. Termasuk PAUD dan TK (diliburkan),” ungkap Zulinto melalui pesan singkatnya kepada Simbur.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda mengatakan, Pemkot Palembang telah mengadakan rapat untuk menanggulangi dampak kabut asap yang ada di kota Palembang. “Dalam beberapa pekan ini, kami ingat aktivitas anak–anak sekolah pada siang hari,” ungkap Finda, sapaan Fitrianti Agustinda saat saat memimpin rapat di ruang dinas Wakil Walikota Palembang, Jumat (13/9) lalu.
Wawako mengatakan, Pemkot Palembang melalui Dinas Pendidikan juga memberi imbauan, masuk sekolah jam enam lebih sedikit mungkin. “Akan diubah masuk sekitar jam delapan. Kurangi kegiatan di luar kelas. Siswa berada di dalam kelas saja agar terhindar ISPA. Kami dapat informasi dari (DLHK) dan (BLH) bahwa memang udara di Palembang membahayakan. Bila perlu, kami instruksikan anak-anak diliburkan sekolah,” tutupnya. (rgs)



