- Hotspot Meningkat, Karhutla di Sumsel 1.672 Kali dengan Luas Lahan Terbakar 1.926,2 Hektare
- Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan
- Kolaborasi RRI-SMSI, Menjaga Kedaulatan Informasi di Ruang Digital
- Karhutla Menggila di Pulau Kalimantan, Terdata 1.487 Hotspot
- Dukung Hilirisasi Sawit, Potensi Lahan di Sumsel 66 Ribu Hektare
Siswa di Palembang Libur Tiga Hari akibat Kabut Asap
PALEMBANG, SIMBUR –Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan siswa SD dan SMP selama tiga hari, (23—25/9). Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari dampak ISPA bagi siswa akibat kabut asap yang kian pekat. Hal itu diketahui dari edaran dan pesan singkat yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto. “Ya. Termasuk PAUD dan TK (diliburkan),” ungkap Zulinto melalui pesan singkatnya kepada Simbur.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda mengatakan, Pemkot Palembang telah mengadakan rapat untuk menanggulangi dampak kabut asap yang ada di kota Palembang. “Dalam beberapa pekan ini, kami ingat aktivitas anak–anak sekolah pada siang hari,” ungkap Finda, sapaan Fitrianti Agustinda saat saat memimpin rapat di ruang dinas Wakil Walikota Palembang, Jumat (13/9) lalu.
Wawako mengatakan, Pemkot Palembang melalui Dinas Pendidikan juga memberi imbauan, masuk sekolah jam enam lebih sedikit mungkin. “Akan diubah masuk sekitar jam delapan. Kurangi kegiatan di luar kelas. Siswa berada di dalam kelas saja agar terhindar ISPA. Kami dapat informasi dari (DLHK) dan (BLH) bahwa memang udara di Palembang membahayakan. Bila perlu, kami instruksikan anak-anak diliburkan sekolah,” tutupnya. (rgs)



