- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
ATM Dibobol, Sekuriti Tak Berani Tangkap Perampok
MUARA ENIM, SIMBUR – Aksi perampokan dengan membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi. Pembobolan mesin ATM milik Bank Mandiri di area perkantoran PT Bumi Sawindo Permai (PT BSP) di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan terjadi pada Sabtu (7/9), sekitar pukul 04.00.
Para pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang membobol mesin ATM menggunakan mesin las. Belum diketahui jumlah uang yang berhasil digondol para pelak. Aksi pembobolan mesin ATM itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan PT BSP bernama Ferwan (41), warga Dusun I, Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim.
Pada dinihari itu, Ferwan sedang melaksanakan tugas jaga malam. Saat melakukan jaga, Rewan sempat tertidur di dalam pos tersebut. Kemudian Ferwan terbangun dari tidurnya karena mendengar suara pintu gerbang jalan menuju kantor tersebut ada yang membukanya dengan cara digeser.
Semula dia menduga yang membuka pintu tersebut sopir mobil truk yang biasa akan mendaftarkan Deliveri Order (DO) untuk mengambil antrean pada saat membongkat muatan buah sawit TBS di pabrik PT BSP. Saat itu dia sempat melihat dua orang di dalam ruang mesin ATM tersebut dan melihat ada sinar percikan api atau cahaya dari mesin ATM tersebut.
Karena sendirian, Ferwan takut terjadi apa-apa jika mendatangi para pelaku yang tengah melancarkan aksi. Ferwan berbegas berlari pergi menyelamatkan diri ke asrama karyawan yang letaknya tidak begitu jauh dari pos tersebut menemui temannya bernama Ivan. Mereka berdua meminta bantuan kepada penghuni asrama karyawan tersebut. Namun sayang, pelaku sudah keburu kabur menyelamatkan diri.
Kapolres Muara rnim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanjung Agung, AKP M Arif Mansyur membenarkan kejadian itu. “Kita masih berkordinasi dengan Reskrim Polres Muaraenim untuk mengungkap kasus ini. Pelaku tidak berhasil mengambil uang di ATM tersebut karena berankas yang berada di dalam mesin ATM tidak berhasil dibuka, jadi uang di ATM selamat,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (08/09) sembari mengatakan, lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi dan meminta ketarangan beberapa saksi yang mengetahui kejadian itu. (dpt)



