- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Ibu Kandung Sembelih Anak lalu Bunuh Diri, Bukan akibat Gagal Nyaleg
PALEMBANG, SIMBUR – Warga Jalan Swakarya, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (18/4) dikejutkan dengan penemuan mayat Karlia Nadia Ganta Sanova (37) dan anak perempuannya, US (7) yang tewas dengan luka di leher. Diduga sebelum bunuh diri, Lidya terlebih dulu membunuh anaknya dengan menyembelih leher US, setelah itu Lidya menggorok lehernya sendiri.
Beredar informasi di media sosial yang mengatakan bahwa Lidya merupakan salah satu caleg yang diduga gagal. Entah dari mana asal informasi tersebut, namun tidak sedikit netizen yang percaya akan hal itu.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Masnoni dengan tegas mambantah hal itu. Dari keterangan yang diperoleh, tidak ada satu pun informasi dari pihak keluarga yang menyatakan jika Lidya adalah salah satu caleg. “Tidak, bukan, bukan. Dari pihak keluarganya pun tidak ada yang ngomong,” tegasnya.
Karlia Nadia Gantasanova dan anaknya Sakinah ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan keduanya telah tewas dengan keadaan luka di bagian leher di kedua jenazah. Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas korban baru saja tiba di rumahnya dengan mengendarai mobil Daihatsu Ayla dengan nopol BG 1061 UH. Korban bersama anaknya turun dari mobilnya, kemudian anaknya memanggil ibunya sambil masuk ke dalam rumahnya. Tak lama setelah itu sekitar setengah jam mendapat kabar keduanya tewas. (dfn)



