- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Panti Asuhan Terbakar, Satu Bocah Tewas Dalam Lemari Plastik
PALEMBANG ,SIMBUR – Si jago merah melalap panti asuhan az-Zikri yang berada di Jl Malaka IV RT 14 RW 03, Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang, Sabtu (16/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut keterangan Ketua RT Darman, penghuni panti sudah diperingatkan tapi masih tidak mendengar. Api begitu cepat membakar panti asuhan hingga menimbulkan satu korban Zidan (4) yang tewas di dalam lemari plastik.
Iin, anggota tim Tagana mengatakan bahwa sejak terjadi musibah kebakaran, anak –anak panti asuhan mengungsi ke rumah warga terdekat. “Kami akan mambantu pakaian atau perlengkapan lain. Kami akan bantu semaksi mungkin agar anak panti asuhan dapat bersekolah seperti biasanya,” imbuhnya.
Pengurus panti asuhan, Hermita (38) didampingi Nurhayati (50) mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Dirinya hanya bisa melihat anak asuhnya menjadi korban si jago merah. “Kami sudah mengingatkan kepada Zidan, jangan memainkan korek api, nanti terbakar. Dua kali saya ingatkan. Tak lama kemudian tercium asap dari ruang kantor. Kemudian korban bermain korek api di ruang kantor panti sehingga menyebabkan satu kasur terbakar,” ungkapnya lirih.
Saksi Muhamad Ali menyuruh korban keluar, namun api semakin besar. “Korban takut keluar, karena api membesar. Korban kemudian berlari ke ruang sebelah lalu bersembunyi didalam lemari plastik,”ujar Ali.
Dijelaskan Ali, penghuni panti lainnya berlari keluar karena api makin membesar. Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam lemari plastik. “Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalidoni, Ipda Herianto, mengatakan penghuni panti asuhan ada 31 orang. “Ada satu korban atas nama Zidan yang bersembunyi dalam lemari plastik. Sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” ungkapnya seraya menambahkan, korban tewas setelah memainkan korek api di dalam kantor panti dan mengenai kasur.
Kalau menurut keterangan pihak panti asuhan, lanjut Herianto, korban ketakutan sehingga sembunyi di lemari. “Akhirnya korban ikut terbakar dan tidak bisa lagi diselamatkan,” tutupnya.(cjs01)



