Mr X Ditemukan Tewas Dalam Parit Kawasan Beringin

MUARA ENIM, SIMBUR – Sesosok mayat jenis kelamin laki laki tanpa identitas (Mr X) ditemukan di jalan lintas Prabumulih – Baturaja, tepatnya di Desa Beringin Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim, Senin (4/2) pukul 14.30 WIB oleh sopir truk pengangkut kelapa sawit yang hendak buang air kecil.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP. Alpian membenarkan penemuan mayat tersebut. Dijelaskannya, penemuan sesosok mayat tersebut bermula pada saat ketiga orang saksi, yakni Adi Sudirman, (26) sopir truck Warga Desa Sumaja Makmur Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, Andika (25), sopir truck Warga Desa Sumaja Makmur Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim dan M. Alim Mutolib (27) sopir truck Warga Desa. Manunggal Jaya Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, dalam perjalanan pulang mengendarai mobil truk pengangkut sawit dari PT SSS Desa Lecah Kecamatan Lubai Ulu menuju pulang ke rumah.

“Dalam perjalanan, setiba di lokasi penemuan mayat, tepatnya di jalan lintas Prabumulih-Baturaja Desa Beringin Kecamatan Lubai ketiga orang saksi yang merupakan sopir melakukan konvoi tersebut berhenti menepi jalan dengan tujuan ingin buang air kecil. Kemudian setelah turun dari mobil hendak buang air kecil, saksi Adi Sudirman kaget karena melihat ada sesosok mayat didalam parit jalan yang berada di kebun karet yang sudah diketahui milik warga Desa Beringin atas nama Suher,” terang Alpian.

Lanjut Alpian sewaktu terlihat oleh saksi, posisi mayat telentang dengan kondisi sudah membusuk. Melihat hal itu, alu saksi Adi memanggil kedua orang temannya yaitu saksi Andika dan saksi M. Alim Mutolib. “Ketika mengetahui adanya mayat itu, ketiga saksi langsung pergi mengendarai mobil masing-masing dan setiba di kantor Polsek Rambang Lubai, para saksi berhenti dan melaporkan penemuan mayat tersebut,” lanjutnya.

Kemudian anggota Polsek Rambang Lubai langsung mendatangi TKP dan menghubungi pihak Puskesmas Beringin guna melakukan pengambilan mayat tersebut serta untuk dilakukan visum.

“Mayat yang ditemukan ini belum diketahui identitasnya karena tidak memiliki kartu identitas. Mayat tersebut menggunakan sarung motif kotak hijau dan berbaju kemeja lengan pendek warna putih. Saat ditemukan posisi mayat dalam keadaan telentang. Dari keterangan warga sekitar, mayat tersebut diduga merupakan seseorang yang mengalami gangguan jiwa yang sering mondar-mandir di jalan raya dari Desa Beringin ke Desa Karang Agung,” pungkasnya. (dpt)