- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
Mahasiswi Ditemukan Tewas Tanpa Pakaian di Semak Belukar
# Diduga Korban Perampokan, Perkosaan, dan Pembunuhan
MUARA ENIM, SIMBUR – Setelah heboh penemuan mayat tewas dibakar dan diperkosa sebelum dibunuh beberapa minggu lalu, kini warga Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim kembali gempar. Pasalnya, jasad wanita yang diketahui bernama Fatmi Rohanayanti binti Hirowati (20) warga Dusun IV Desa Menanti Kecamatan Kelekar ditemukan tanpa pakaian.
Informasi yang berhasil dihimpun Kamis(31/1) malam ini, jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.00 Wib di kebun semak belukar di Desa Menanti Kecamatan Kelekar milik Kades Suban Baru bernama Feri. Saat ditemukan kondisi mayat sudah dalam keadaan tidak berpakaian dengan keadaan leher serta mulutnya diikat menggunakan pakaian korban.
Fatmi Rohanayanti dikabarkan kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Palembang. Berdasarkan kondisi mayat yang ditemukan diduga korban menjadi korban perkosaan dan pembunuhan.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti kronologi kejadian. Kini jajaran Polsek Gelumbang Polres Muara Enim sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab tewasnya korban dan saat ini jasad korban sudah dibawa ke RSUD Prabumulih untuk dilakukan autopsi.
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowiyono membenarkan atas peristiwa itu dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Memang benar adanya penemuan mayat tersebut. Dugaan sementara korban dirampok, diperkosa, dan dibunuh. Petugas masih melakukan olah TKP untuk mencari tahu yang sebenarnya,” terangnya.
Selain itu lanjut dia, pihaknya juga menduga bahwa pelaku adalah orang yang dikenal korban. “Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan mengetahui motif pelaku melakukan hal keji tersebut,” katanya.
Masih kata Indrowono, pada Kamis (31/1) sekira pukul 09.00 WIB korban dari rumah mengantar ibunya untuk pergi ke kebun menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih hijau. Setelah mengantar sekira pukul 12.00 WIB ibu korban pulang ke rumah. Korban belum pulang ke rumah sehingga dilakukan pencarian dibantu warga sekitar.
Sekira pukul 15.00 warga menemukan seorang mayat perempuan yang diduga korban dalam keadaan telanjang dan diikat di bagian leher menggunakan pakaian korban. Setelah dilakukan pemeriksaan benar mayat tersebut adalah korban yang hilang beserta sepeda motor Honda Beat berwarna putih hijau BG 3745 KAE yang dibawanya.
“Korban pergi mengantar ibunya ke kebun dan dia tidak pulang-pulang sehingga pihak keluarga beserta warga melakukan pencarian dan ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas,” pungkasnya. (dpt)



