- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
KTNA Diminta Perjuangkan Nasib Petani
MUARA ENIM, SIMBUR – Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Selatan Hj Maryati Ridho meminta, Pengurus KTNA Kabupaten Muara Enim harus mampu memperjuangkan hak dan nasib petani dan nelayan supaya menjadi lebih baik lagi di masa mendatang. Hal ini diungkapnya saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan Pengurus KTNA Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024, Rabu (05/12/2018) di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim.
Dalam sambutannya Maryati berharap, ke depan KTNA memperhatikan kondisi petani yang ada di Bumi Serasan Sekundang agar bisa sejahtera. KTNA juga diminta menjadi jembatan bagi para petani dengan pemerintah dalam rangka pembangunan pertanian.
“Sesuai bidangnya, KTNA mempunyai tujuan khusus yaitu pengembangan usaha-usaha pertanian. Kemudian memperjuangkan hak petani, serta ikut membimbing penerapan teknologi yang mengarah pada sistem agribisnis, baik hulu maupun hilir,” urainya.
Disamping itu, organisasi ini turut pula diimbau untuk melakukan upaya-upaya peningkatan sumber daya manusia anggotanya. Di antaranya melalui kaderisasi, mengikuti event-event hingga terlibat dalam pertemuan nasional.
“Tantangan makin berat, tapi kita harus yakin bisa menghadapinya dengan ketulusan, kekompakan dan kesabaran didasari pengetahuan yang luas, dan jiwa sosial yang tinggi,” ujar Maryati.
Sementara itu, Bupati Muara Enim diwakili Kepala Dinas Perkebunan Muara Enim, Mat Kasrun, dalam sambutannya usai melantik Pengurus KTNA Muara Enim mengatakan, untuk mencapai swasembada pangan harus didukung oleh semua pihak termasuk KTNA. Maka dengan adanya kepengurusan KTNA di Muara Enim diharap bisa menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan petani sehingga menjadi petani yang mandiri.
“Pemerintah daerah tentunya sangat konsen terhadap pencapaian swasembada pangan. Karena keberhasilan kelompok tani bersama KTNA meningkatkan produksi pangan, juga merupakan keberhasilan pemda. Untuk itu pemda sangat memprioritaskan hal tersebut,” terangnya.
Pemerintah daerah, sambung dia, akan terus berupaya memperluas lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian. “Bantuan alat dan yang lainnya juga akan terus diberikan. Semua ini tentunya guna mewujudkan Muara Enim untuk rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera,” bebernya.
Ketua KTNA Muara Enim, Sunarwan mengklaim tingkat kesejahteraan petani di Kabupaten Muara Enim kini telah mencapai angka 65 persen. Untuk mencapai kesejahteraan menyeluruh terhadap petani, KTNA berharap support pemerintah daerah.
“Saat ini kita perlu dukungan dari pemerintah dari segi perizinan, pembentukan korporasi berbentuk koperasi ataupun unit-unit kelompok tani, dan nelayan yang mampu membeli serta menjualkan hasil pertanian yang nantinya bisa menekan harga dipasaran hingga teraturnya pangsa pasar komoditi pertanian dan perikanan,” harap Sunarwan.
Diketahui, hasil Rembug Paripurna Pemilihan Kepengurusan KTNA Muara Enim, Ketua dijabat oleh Sunarwan, Wakil Ketua H Alamsyah, M Zaki, dan M Rizal. Kemudian Sekretaris dijabat oleh Trimo, serta Bendahara dijabat Surat. Sedangkan Dewan Penasihat KTNA Muara Enim diketua oleh H. Faizal Anwar, SE (anggota DPRD Muara Enim, dengan anggota H Hasanudin (Sekda Muara Enim), dan H Taufik Rahman (Mantan Sekda Muara Enim).(dpt)



