- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Polisi Pastikan Sikat Akbar, Buronan Pembunuh Sofyan
PALEMBANG, SIMBUR- Tersangka Akbar yang diduga menjadi otak perampokan dan pembunuhan sopir GrabCar, Sofyan ditetapkan sebagai buronan polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal itu diungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (21/11).
“Seperti diketahui dari barang bukti mobil korban Sofyan (alm). Pelaku sudah tiga yang tertangkap dan satu masih dalam pencarian tim khusus. Pencarian jenazah sudah ketemu. Tim pencari tersangka sudah dapat tiga pelaku, tinggal satu lagi. Kami sikat benaran,” ungkap Kapolda kepada wartawan.
Dijelaskan Kapolda, kasus tersebut sudah masuk dalam proses pemberkasan. “Sekarang masih diperiksa, otaknya si Akbar, Fran, Acun atau Rido. Kami sudah tahu peran mereka masing-masing,” terangnya.
Ditanya satu tersangka yang masih di bawah umur, Kapolda menjawab biasa. “Sudah 17 tahun, sudah kawin dan punya anak. Bahkan dia memalsukan indentitas 21 untuk menikah. Itu bukan urusan kami,” ujar Kapolda sembari menambahkan, kasus perampokan dan pembunuhan masih di Sumsel. “Biar saja dia lari biar kami tangkap,” ujar Zulkarnain.
Mirisnya lagi, lanjut orang nomor satu di Polda Sumsel itu, ada rencana lima kali merampok orang tua angkatnya. “Akbar mau merampok trevel tapi gak jadi. Mau merampok taksi online tapi ada kawan. Badan temannya gede jadi gak lagi. Sudah (ada) perecanaan,” tutupnya. (cja01)



