- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Empat Desa Masuk Kategori Utama
MUARA ENIM, SIMBUR – Pemerintah Kabupaten Muara Enim, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menerima penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) tahun 2018, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang ditujukan untuk empat desa atas Kategori Proklim Utama dengan grade nilai di atas 90. Penghargaan ini diterima Bupati Muara Enim yang diwakili Sekertaris Daerah Ir.H.Hassanudin, MM, di Auditorium Manggala Wanabakti Kantor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (24/10).
Adapun keempat desa yang mendapatkan piala Proklim tersebut yaitu kelompok penggiat Proklim Bukit Agung desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul berhasil membawa piala, insentif, dan sertifikat atas keberhasilannya membangun kampung modern, dengan keasrian yang alami serta iklim yang sejuk, khususnya penghijauan yang tetap terjaga di desa tersebut. Sedangkan tiga desa lainnya hanya mendapatkan sertifikat penghargaan dari Kementerian LHK atas keberhasilannya menjaga lingkungan sekitar desa sehingga tetap sejuk. Adapun ketiga desa itu Kayu Ara Sakti kecamatan Gunung Megang, Embawang Kecamatann Tanjung Agung dan desa Tanjung Karangan.
Penghargaan ini diberikan pemerintah pusat, atas usaha Pemkab dalam hal ini keempat desa yang ada di Kabupaten Muara Enim dianggap berhasil membangun kampung modern, dengan keasrian yang alami serta iklim yang sejuk, khususnya penghijauan yang tetap terjaga.
“Alhamdulillah 2018 ini kita dapat penghargaan ProKlim Utama terhadap kelompok penggiat yang ada di desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul beserta tiga desa lainnya yaitu Desa Kayu Ara Sakti, Embawang, dan Tanjung Katangan. Penghargaan Ini yang selalu mendukung serta mensuport keempat desa ini dalam menjaga kesetiaan lingkungannya,” pungkas Sekretaris Daerah Ir H Hassanudin MM, Rabu (24/10) melalui siaran persnya.
Lebih lanjut Hassanudin menambahkan, jika penghargaan tersebut sebagai upaya dan bentuk komitmen Pemkab Muara Enim untuk memperbaiki seluruh wilayah desa yang ada di wilayah kabupaten Muara Enim demi terciptanya iklim yang sehat. “Kami mengajak masyarakat di seluruh desa dimana saja, untuk membangun kampungnya. Dengan harapan, seluruh desa di Bumi Serasan Sekundang ini menjadi desa yang nyaman dikunjungi,” lanjutnya.
Hassanudin mengatakan Program kampung iklim(proklim) merupakan prgram nasional dalam upaya antisipasi perubahan iklim ditingkat tapak. “Proklim ini merupakan kegiatan nasional dalam upaya adaptasi dan mitigasi bentuk konsistensi pemerintah pusat terhadap upaya yang telah dilakukan desa atau kelompok penggiat proklim dengan memberikan apresiasi berupa piala dan insentif serta sertifikat dan Almulailah kabupaten Muara Enim ada 4 desa yang masuk dalam kategori ini,” tutupnya. (dpt)



