- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Kapolda Sumsel Tersinggung Aksi Begal yang Menewaskan Pelajar di Palembang
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sangat marah dan tersinggung. Kemarahan Kapolda dipicu atas aksi begal sadis yang menewaskan pelajar di Kecamatan Sukarame Palembang, Senin (9/7). “Saya merasa tersinggung. Rakyat saya diseperti-itukan,” ungkap Kapolda kepada wartawan, Selasa (10/7).
Akibat aksi begal itu, Kapolda memerintahkan anggotanya untuk menindak tegas dan menangkap pelaku begal yang terbilang sadis. “Sudah saya perintahkan semuanya untuk bertindak dan tangkap semua target operasi. Sikat bila melawan,” ujar jenderal dengan dua bintang di pundaknya.
Diwartakan sebelumnya, DS (16), pelajar salah satu sekolah di Palembang tewas akibat aksi begal di kota ini. Bersama kedua rekannya, warga Jalan Ponorogo Lorong Sidomakmur II Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami itu menjadi korban begal. Peristiwa nahas itu terjadi saat mengendarai motor Honda Beat yang melintas di Jalan Mayor Lubis Bustam Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang, Senin (9/7) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Pelaku dengan jumlah belasan orang menghabisi korbannya dengan senjata tajam yang mereka bawa. Ketiga korban yang sedang melaju dengan sepeda motornya tidak sempat menghindar sehingga ketiga korban terjatuh dan bersimbah darah.(cjs01)



