- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
- Hotspot Meningkat, Karhutla di Sumsel 1.672 Kali dengan Luas Lahan Terbakar 1.926,2 Hektare
Keberatan Bayar UKT, Bisa Negosiasi
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Sebanyak 3.091 peserta dinyatakan lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Sriwijaya (Unsri). Dengan demikian, peserta harus mengikuti verifikasi uang kuliah tunggal (UKT). Apabila orang tua calon mahasiswa merasa keberatan terhadap UKT yang ditetapkan, maka dapat melakukan negosiasi.
“Nanti sistem yang akan menetapkan UKT-nya berapa. Setiap prodi UKT berbeda. Jika orang tua peserta merasa UKT yang dibayarkan terlalu berat, di sinilah orang tua melakukan negosiasi,” ungkap Humas Panitia Lokal SBMPTN Unsri, Prof Dr Zulkifli Dahlan MSi DEA, kepada wartawan, Kamis (5/7).
Ditambahkan Prof Dr Zulkifli, wawancara UKT untuk yang lulus SBMPTN non-Bidik Misi dilakukan hari ini, Kamis (5/7). Menurut dia, penentuan UKT berdasarkan pekerjaan orang tua, keadaan rumah, dan jumlah tanggungan.
Diketahui, jadwal verifikasi UKT pada hari ini yakni Fakultas MIPA, FKIP, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik. Masih kata Zulkifli, setelah semua tahapan termasuk verifikasi UKT selesai, selanjutnya akan diadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) pada 1-2 Agustus mendatang. Dikatakannya pula, bagi peserta yang tidak lolos SMBPTN dapat mengikuti Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB).
“Peserta yang tidak lulus SBMPTN, dapat mengikuti USMB. Ada enam PTS yang tergabung dalam USMB ini, antara lain UIGM, Universitas PGRI, Universitas Tridinanti, STMIK MDP, Universitas Taman Siswa, dan Stisipol Candradimuka,” tutupnya. (lks)



